Agar tak direcoki, pengganti Andi jangan dari partai
Senin, 10 Desember 2012 - 14:38 WIB
Agar tak direcoki, pengganti Andi jangan dari partai
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diimbau memilih kandidat dari kalangan profesional untuk menggantikan posisi Andi Mallarangeng yang mengundurkan diri dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Alasannya, Menpora berasal dari kalangan profesional, tidak akan direcoki oleh partai politik (parpol) ketika menjalankan tugas dan kewajibannya.
"Pandangan saya yang di sisa satu setengah tahun ini jangan diganggu parpol, maka seyogyanya dipilih yang profesional. Agar sisa tugas dapat diemban pemimpin yang baru," usul anggota Komisi X Fraksi PDI Perjuangan Tubagus Dedi Gumelar (Miing) kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (10/12/2012).
Namun demikian, pihaknya tetap menghormati hak prerogatif Presiden untuk menentukan siapa yang menjadi Menpora. Hanya saja, mantan komedian ini berpesan agar SBY mencari pengganti Andi yang berkualitas, memiliki rekam jejak yang baik dan tidak pernah bermasalah secara hukum maupun moral. Selain itu, pengganti Andi nantinya diharapkan bisa profesional dalam menjalankan manajemen dan kepemilikan olahraga dengan baik.
"Tidak punya cacatan moral, profesional, manajemen, dan kepemilikan olahraga," imbuh Miing.
Sementara itu, ketika disinggung mengenai kelanjutan kasus proyek Hambalang di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Miing ini mengatakan kasus tersebut harus diteruskan hingga tuntas dan tidak berhenti di nama Andi Mallarangeng.
"Hamblang tetap dilanjutkan, tidak ditutup," tukasnya.
Alasannya, Menpora berasal dari kalangan profesional, tidak akan direcoki oleh partai politik (parpol) ketika menjalankan tugas dan kewajibannya.
"Pandangan saya yang di sisa satu setengah tahun ini jangan diganggu parpol, maka seyogyanya dipilih yang profesional. Agar sisa tugas dapat diemban pemimpin yang baru," usul anggota Komisi X Fraksi PDI Perjuangan Tubagus Dedi Gumelar (Miing) kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (10/12/2012).
Namun demikian, pihaknya tetap menghormati hak prerogatif Presiden untuk menentukan siapa yang menjadi Menpora. Hanya saja, mantan komedian ini berpesan agar SBY mencari pengganti Andi yang berkualitas, memiliki rekam jejak yang baik dan tidak pernah bermasalah secara hukum maupun moral. Selain itu, pengganti Andi nantinya diharapkan bisa profesional dalam menjalankan manajemen dan kepemilikan olahraga dengan baik.
"Tidak punya cacatan moral, profesional, manajemen, dan kepemilikan olahraga," imbuh Miing.
Sementara itu, ketika disinggung mengenai kelanjutan kasus proyek Hambalang di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Miing ini mengatakan kasus tersebut harus diteruskan hingga tuntas dan tidak berhenti di nama Andi Mallarangeng.
"Hamblang tetap dilanjutkan, tidak ditutup," tukasnya.
(lns)