Pulihkan citra, Polri bisa manfaatkan momen Hambalang
Sabtu, 08 Desember 2012 - 17:38 WIB
Pulihkan citra, Polri bisa manfaatkan momen Hambalang
A
A
A
Sindonews.com - Dengan keterbatasan penyidik, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diperkirakan akan menemui banyak kesulitan dalam menangani perkara korupsi. Apalagi, Mabes Polri terus saja menarik dan tak memperpanjang masa tugas para penyidik di KPK.
"KPK memang ada kesulitan teknis dari segi data, karena jumlah penyidik di KPK ini sedikit terlebih belum lama ini ada penarikan penyidik yang berasal instansi kepolisian." ujar penggiat anti korupsi sekaligus Pendiri Indonesian Corruption Watch (ICW) Teten Masduki, saat menghadiri kampanye calon bupati Bekasi, di Bekas, Sabtu (8/12/2012).
Teten menegaskan, jika DPR maupun pemerintah mendukung dan memberdayakan KPK, maka KPK harus mendapat dukungan sumber daya yang cukup, baik itu anggaran maupun jumlah penyidik.
"Terkait soal penyidik, kalau memang polisi tak mau memberikan dukungan lagi terhadap kepada KPK, maka mau tak mau pimpinan KPK harus merekrut penyidik sendiri," paparnya.
Andaikan hal ini terjadi, maka Teten sangat menyayangkannya, karena kasus Hambalang ini bisa dijadikan momen tepat oleh kepolisian untuk memperbaiki citra di masyarakat yang tengah menurun.
"Harusnya pimpinan Polri memanfaatkan kesempatan ini untuk membersihkan citra kepolisian dengan mempererat hubungan dengan KPK, apalagai KPK sangat membutuhkan kepolisian untuk mengejar koruptor di luar negeri melalu jaringan interpool," harapnya.
Nantinya diharapkan kepolisian ikut serta dilibatkan menangani kasus Hambalang tapi dalam kasus-kasus yang kecilnya.
"Saya kira beberapa hal dalam kasus ini hal-hal kecilnya bisa diserahkan kepada kepolisian dan kejaksaan namun untuk yang besarnya dengan pelaku yang besar harus tetap ditangani KPK" tukasnya.
"KPK memang ada kesulitan teknis dari segi data, karena jumlah penyidik di KPK ini sedikit terlebih belum lama ini ada penarikan penyidik yang berasal instansi kepolisian." ujar penggiat anti korupsi sekaligus Pendiri Indonesian Corruption Watch (ICW) Teten Masduki, saat menghadiri kampanye calon bupati Bekasi, di Bekas, Sabtu (8/12/2012).
Teten menegaskan, jika DPR maupun pemerintah mendukung dan memberdayakan KPK, maka KPK harus mendapat dukungan sumber daya yang cukup, baik itu anggaran maupun jumlah penyidik.
"Terkait soal penyidik, kalau memang polisi tak mau memberikan dukungan lagi terhadap kepada KPK, maka mau tak mau pimpinan KPK harus merekrut penyidik sendiri," paparnya.
Andaikan hal ini terjadi, maka Teten sangat menyayangkannya, karena kasus Hambalang ini bisa dijadikan momen tepat oleh kepolisian untuk memperbaiki citra di masyarakat yang tengah menurun.
"Harusnya pimpinan Polri memanfaatkan kesempatan ini untuk membersihkan citra kepolisian dengan mempererat hubungan dengan KPK, apalagai KPK sangat membutuhkan kepolisian untuk mengejar koruptor di luar negeri melalu jaringan interpool," harapnya.
Nantinya diharapkan kepolisian ikut serta dilibatkan menangani kasus Hambalang tapi dalam kasus-kasus yang kecilnya.
"Saya kira beberapa hal dalam kasus ini hal-hal kecilnya bisa diserahkan kepada kepolisian dan kejaksaan namun untuk yang besarnya dengan pelaku yang besar harus tetap ditangani KPK" tukasnya.
(lns)