Reformasi birokrasi Polri buruk!

Kamis, 06 Desember 2012 - 13:59 WIB
Reformasi birokrasi...
Reformasi birokrasi Polri buruk!
A A A
Sindonews.com - Indonesia Police Watch (IPW) menilai Presiden dan Kapolri terlalu lama memproses pergantian Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kabaintelkam Polri yang seharusnya sejak tanggal 1 Desember 2012 sudah diisi pejabat baru.

Sehingga, Presiden dan Kapolri larut dalam tarik menarik elite-elite Polri yang ingin menggolkan jagonya masing-masing. Akibatnya, pejabat yang sudah pensiun masih tetap menjabat.

"Hal ini menunjukkan betapa buruknya proses Reformasi Birokrasi Polri. Akibatnya sistem kaderisasi dan manajemen SDM Polri menjadi amburadul," ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam rilisnya, Kamis (6/12/2012).

Kedua pejabat Polri yang sudah pensiun tapi masih menjabat itu adalah Kepala BNN Komjen Gories Mere, Kabaintelkam Komjen Pratiknyo. Di era Orde Baru, kata Neta, tiga bulan sebelum pensiun pejabat Polri dimutasi untuk MPP (masa persiapan pensiun).

"Tapi di era reformasi, pejabat Polri yang sudah pensiun justru masih menjabat," sesalnya.

IPW menilai, lambannya penunjukan Kepala BNN dan Kabaintelkam yang baru diakibatkan adanya tarik menarik antar kelompok elite Polri, yang setiap kelompok punya jagoannya masing-masing.

Seharusnya, ungkap Neta, Presiden yang membawahi BNN bersikap tegas dalam menentukan Kepala BNN yang baru dan tidak larut dalam tarik menarik di elite polri.

"Begitu juga Kapolri, seharusnya bisa bersikap tegas untuk segera menetapkan Kabaintelkam agar kedua posisi strategis tersebut bisa segera diisi dengan pati yang punya kapabilitas," ungkapnya.

Jika Polri masih bersikap lamban dan tidak profesional dalam memutasi para pejabatnya, tandas Neta, bagaimana Polri bisa diharapkan bekerja profesional dalam melayani masyarakat maupun profesional dalam menggulir reformasi Polri.
(rsa)
Berita Terkait
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
Deretan Pedoman Polri...
Deretan Pedoman Polri dalam Menjamin Profesionalitas dan Netralitas di Pemilu 2024
PPP Sebut Revisi UU...
PPP Sebut Revisi UU ITE Bisa Jadi Bagian dari Profesionalitas Polri
Soliditas dan Profesionalitas:...
Soliditas dan Profesionalitas: Modal MAPPI Hadapi Gelombang Besar
Profesionalitas Harus...
Profesionalitas Harus Jadi Pertimbangan Utama Pemilihan Kapolri Bukan Agama
Kunjungi Korps Marinir...
Kunjungi Korps Marinir Surabaya, KSAL Berpesan Tetap Pertahankan Profesionalitas
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved