Ruhut: Kinerja menteri non partai lebih baik
Sabtu, 01 Desember 2012 - 18:54 WIB
Ruhut: Kinerja menteri non partai lebih baik
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan, seharusnya menteri yang berasal dari partai politik (Parpol) malu terhadap menteri non parpol.
Pasalnya, sejauh ini kinerja yang diperlihatkan para menteri non parpol, lebih baik ketimbang menteri yang berasal dari parpol.
"SBY benar (himbauan menteri), menteri yang dari parpol itu harusnya bekerja dengan baik. Mestinya mereka malu, yang bagus-bagus justru para menteri yang bukan dari partai," kata Ruhut Sitompul saat dihubungi Sindonews, Sabtu (1/12/2012)
Ruhut menjelaskan, para menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II (KIB II) tidak bersyukur jika kerjanya hanya memikirkan partai.
"Jadi sebenarnya semua menteri parpol harus bersyukur kepada Tuhan, telah diberi kesempatan sebagai pembantu Presiden. Ibarat mobil, Presiden lari speednya 180, ini sebagai menteri enggak bersyukur masih tetap lari di speed 50," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini rakyat Indonesia sudah cerdas,siapa yang pantas mengelola negeri ini.
"Rakyat itu sudah cerdas. Kalau kinerja dia jelek terus di reshuffle yang kasian kan partainya. Makanya SPJ (Surat Pertanggungjawaban) itu dipakai untuk turun ke daerah agar bekerja dengan baik, ini yang ada SPJ untuk kampanye dan disambut bendera partai," tandasnya.
Seperti diketahui, pernyataan Ruhut tersebut terkait dengan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap menterinya di KIB.
Pernyataan Presiden SBY itu dikemukaan saat memberikan pengarahan kepada Gubernur, Bupati/Wali Kota, Kapolda, Kepolres, Panglima Kodam, dan Komandan Korem seluruh Indonesia di Hotel Sahid Jakarta, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat 30 November 2012, kemarin.
Pasalnya, sejauh ini kinerja yang diperlihatkan para menteri non parpol, lebih baik ketimbang menteri yang berasal dari parpol.
"SBY benar (himbauan menteri), menteri yang dari parpol itu harusnya bekerja dengan baik. Mestinya mereka malu, yang bagus-bagus justru para menteri yang bukan dari partai," kata Ruhut Sitompul saat dihubungi Sindonews, Sabtu (1/12/2012)
Ruhut menjelaskan, para menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II (KIB II) tidak bersyukur jika kerjanya hanya memikirkan partai.
"Jadi sebenarnya semua menteri parpol harus bersyukur kepada Tuhan, telah diberi kesempatan sebagai pembantu Presiden. Ibarat mobil, Presiden lari speednya 180, ini sebagai menteri enggak bersyukur masih tetap lari di speed 50," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini rakyat Indonesia sudah cerdas,siapa yang pantas mengelola negeri ini.
"Rakyat itu sudah cerdas. Kalau kinerja dia jelek terus di reshuffle yang kasian kan partainya. Makanya SPJ (Surat Pertanggungjawaban) itu dipakai untuk turun ke daerah agar bekerja dengan baik, ini yang ada SPJ untuk kampanye dan disambut bendera partai," tandasnya.
Seperti diketahui, pernyataan Ruhut tersebut terkait dengan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap menterinya di KIB.
Pernyataan Presiden SBY itu dikemukaan saat memberikan pengarahan kepada Gubernur, Bupati/Wali Kota, Kapolda, Kepolres, Panglima Kodam, dan Komandan Korem seluruh Indonesia di Hotel Sahid Jakarta, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat 30 November 2012, kemarin.
(maf)