Partai SRI duga KPU lakukan manipulasi hukum

Rabu, 21 November 2012 - 17:11 WIB
Partai SRI duga KPU...
Partai SRI duga KPU lakukan manipulasi hukum
A A A
Sindonews.com - Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) menduga Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan tindakan manipulasi hukum, yakni dengan memberlakukan peraturan KPU (PKPU) Nomor 14 dan 15 Tahun 2012.

Mereka mengklaim, telah menemukan bukti baru terkait pelanggaran tersebut. Yakni, pengumuman hasil verifikasi administrasi partai politik (parpol) pada tanggal 28 Oktober 2012 lalu, justru baru sah diundangkan pada 31 Oktober 2012.

"Jadi PKPU nomor 14 yang di website KPU (yang) dikatakan dan diundangkan pada 25 Oktober 2012 di situ terdapat tanda tangan Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM Amir Syamsuddin), serta Ketua KPU. Berarti tanda tangan itu palsu, karena diundangkan tanggal 31 Oktober 2012. Bukan saja pemalsuan dokumen, tapi juga tanda tangan Menkum HAM," jelas Ketua Umum Partai SRI D Taufan di Kantor Partai SRI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2012).

Lebih lanjut dia mengatakan, atas hal itu KPU dianggap telah melakukan pemalsuan dokumen negara yang dilakukan oleh pejabat negara.

"Pengumuman hasil verifikasi administrasi itu adalah tidak sah secara hukum, manipulatif secara politik, sekaligus kuat dugaan sebagai tindakan pemalsuan dokumen oleh pejabat negara," tandasnya.

Dengan penemuan itu, mereka semakin meyakini KPU telah melakukan pelanggaran dalam menyelenggarakan verifikasi administrasi.

"Kami mendapat kesan kuat, bahwa KPU telah dikondisikan untuk menjalankan proses verifikasi partai dengan latar pemahaman yang diskriminatif seperti itu. Tindakan ini jelas adalah pelanggaran berat pejabat negara yang seharusnya menjadi service station bagi kepentingan warga negara," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved