Ratusan bocah dukung KPK sapu koruptor
Selasa, 20 November 2012 - 17:43 WIB
Ratusan bocah dukung KPK sapu koruptor
A
A
A
Sindonews.com - Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), diserbu seratusan bocah cilik yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Miskin Kota. Mereka mendukung, lembaga pimpinan Abraham Samad itu membabat habis koruptor yang telah memiskinkan rakyat.
Dalam aksinya, anak-anak yang masih terbilang belia, berusia enam hingga 12 tahun itu, memegang sapu lidi sebagai simbolisasi bagi KPK yang akan membersihkan koruptor.
Mereka pun terlihat tidak canggung saat meneriakkan slogan-slogan yang kerap disuarakan dalam unjuk rasa anti korupsi. Para demonstran cilik itu, berteriak secara bersama-sama mengikuti koordinator aksi.
”Sapu Koruptor bersihkan Indonesia, sapu koruptor bersihkan Indonesia,” teriak ratusan bocah cilik itu, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Selain itu, bocah cilik ini juga melakukan aksi teaterikal dengan menyebar sejumlah uang kertas di lantai teras kantor KPK. Uang itu, kemudian disapu menggunakan sapu lidi.
Perwakilan JRMK Amini menjelaskan, aksinya hari ini memang sengaja mengajak anak-anak untuk turut serta sebagai peserta aksi. Hal itu tak terlepas dari momentum peringatan hari anak internasional.
”Ini bertepatan dengan momentum hari anak sedunia, dan kami ingin memberikan dukungan anti korupsi,” terang Amini.
Dia menambahkan, saat ini korupsi di Indonesia telah sedemikian parah, sehingga menimbulkan dampak buruk bagi semua pihak. Tak terkecuali anak-anak.
”Anak-anak juga ikut merasakan imbasnya. Khususnya anak-anak terlantar yang dimarjinalkan yang ikut dalam unjuk rasa ini,” pungkasnya.
Dalam aksinya, anak-anak yang masih terbilang belia, berusia enam hingga 12 tahun itu, memegang sapu lidi sebagai simbolisasi bagi KPK yang akan membersihkan koruptor.
Mereka pun terlihat tidak canggung saat meneriakkan slogan-slogan yang kerap disuarakan dalam unjuk rasa anti korupsi. Para demonstran cilik itu, berteriak secara bersama-sama mengikuti koordinator aksi.
”Sapu Koruptor bersihkan Indonesia, sapu koruptor bersihkan Indonesia,” teriak ratusan bocah cilik itu, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Selain itu, bocah cilik ini juga melakukan aksi teaterikal dengan menyebar sejumlah uang kertas di lantai teras kantor KPK. Uang itu, kemudian disapu menggunakan sapu lidi.
Perwakilan JRMK Amini menjelaskan, aksinya hari ini memang sengaja mengajak anak-anak untuk turut serta sebagai peserta aksi. Hal itu tak terlepas dari momentum peringatan hari anak internasional.
”Ini bertepatan dengan momentum hari anak sedunia, dan kami ingin memberikan dukungan anti korupsi,” terang Amini.
Dia menambahkan, saat ini korupsi di Indonesia telah sedemikian parah, sehingga menimbulkan dampak buruk bagi semua pihak. Tak terkecuali anak-anak.
”Anak-anak juga ikut merasakan imbasnya. Khususnya anak-anak terlantar yang dimarjinalkan yang ikut dalam unjuk rasa ini,” pungkasnya.
(san)