Abraham belum direstui tetapkan tersangka Century
Senin, 19 November 2012 - 17:23 WIB
Abraham belum direstui tetapkan tersangka Century
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengklaim dirinya yang sudah menemukan tersangka baru pada kasus bailout Bank Century, namun hal itu belum disetujui oleh empat pimpinan KPK lainnya.
"Kalau saya ya, tolong dicatat. Dari dua bulan lalu, Abraham Samad sudah menemukan tersangkanya. Tapi ingat, di KPK itu berlaku kolektif kolegial," katanya saat ditemui di istora senayan, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Menurutnya, dengan faktor itulah yang kemudian menjadi kendala pengumuman tersangka korupsi senilai Rp6,7 triliun itu urung dilakukannya sejak dua bulan lalu.
"KPK itu bukan kayak kejaksaan punya otoritas sendiri. Kita kolektif kolegial. Kalau dari bulan lalu Abraham Samad sudah tentukan dua tersangkanya," tandasnya.
Tidak hanya menyalahkan pimpinan, tidak diberi restu oleh para penyidiknya untuk segera menaikan kasus tersebut ke penyidikan. Walaupun, dirinya adalah seorang Ketua KPK.
"Kalau penyidik belum setuju tidak ada apa-apanya pimpinan. Kalau dari bulan lalu Abraham Samad sudah tentukan Dua tsk (tersangkanya)-nya," katanya.
"Kalau saya ya, tolong dicatat. Dari dua bulan lalu, Abraham Samad sudah menemukan tersangkanya. Tapi ingat, di KPK itu berlaku kolektif kolegial," katanya saat ditemui di istora senayan, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Menurutnya, dengan faktor itulah yang kemudian menjadi kendala pengumuman tersangka korupsi senilai Rp6,7 triliun itu urung dilakukannya sejak dua bulan lalu.
"KPK itu bukan kayak kejaksaan punya otoritas sendiri. Kita kolektif kolegial. Kalau dari bulan lalu Abraham Samad sudah tentukan dua tersangkanya," tandasnya.
Tidak hanya menyalahkan pimpinan, tidak diberi restu oleh para penyidiknya untuk segera menaikan kasus tersebut ke penyidikan. Walaupun, dirinya adalah seorang Ketua KPK.
"Kalau penyidik belum setuju tidak ada apa-apanya pimpinan. Kalau dari bulan lalu Abraham Samad sudah tentukan Dua tsk (tersangkanya)-nya," katanya.
(mhd)