Permasalahan Indonesia kini, dinamika Demokrasi
Sabtu, 17 November 2012 - 11:07 WIB
Permasalahan Indonesia kini, dinamika Demokrasi
A
A
A
Sindonews.com - Permasalahan yang menimpa Indonesia kini, dinilai sebagai dinamika dalam demokrasi. Kegaduhan itu pun dianggap sebagai satu proses pembenahan dalam institusi, atau lembaga yang ada di tanah air. Hal tersebut disampaikan pengamat ekonomi Ichsan Mojo.
"Keruwetan negara saat ini tidak lebih dari satu proses berjalannya demokrasi itu sendiri. Kegaduhan yang kita alami bersama ini, bagian dari proses demokrasi untuk mencapai institusi yang diharapkan masyarakat," ujar Ichsan dalam diskusi Sindo Radio 'Negeri yang Ruwet' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11/2012).
Lebih lanjut, dia menegaskan, dengan adanya proses demokrasi ini, sebenarnya memberikan keuntungan dalam pembangunan nasional. Karenanya, tidak ada yang perlu disesali dengan adanya permasalahan yang kini mendera Indonesia.
"Ini sebenarnya memiliki keuntungan, karena proses demokrasi adanya check n balance, yang saya sebut sebagai satu perbaikan, yang memungkinkan pencegahan dari segala penyimpangan ke depan. Keruwetan ini, tidak perlu disesali," tukasnya.
Kedepannya, Ichsan berharap, masyarakat mampu untuk memahami hal ini sebagai proses demokrasi untuk mensejahterakan kehidupan rakyat, dari penyimpangan lembaga atau institusi yang merugikan negara.
"Nikmati saja, ini kan proses demokrasi untuk membenahi penyimpangan, dan melakukan pembenahan di lembaga. Nantinya masyarakat yang akan menikmati dari proses demokrasi ini," tutupnya.
"Keruwetan negara saat ini tidak lebih dari satu proses berjalannya demokrasi itu sendiri. Kegaduhan yang kita alami bersama ini, bagian dari proses demokrasi untuk mencapai institusi yang diharapkan masyarakat," ujar Ichsan dalam diskusi Sindo Radio 'Negeri yang Ruwet' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11/2012).
Lebih lanjut, dia menegaskan, dengan adanya proses demokrasi ini, sebenarnya memberikan keuntungan dalam pembangunan nasional. Karenanya, tidak ada yang perlu disesali dengan adanya permasalahan yang kini mendera Indonesia.
"Ini sebenarnya memiliki keuntungan, karena proses demokrasi adanya check n balance, yang saya sebut sebagai satu perbaikan, yang memungkinkan pencegahan dari segala penyimpangan ke depan. Keruwetan ini, tidak perlu disesali," tukasnya.
Kedepannya, Ichsan berharap, masyarakat mampu untuk memahami hal ini sebagai proses demokrasi untuk mensejahterakan kehidupan rakyat, dari penyimpangan lembaga atau institusi yang merugikan negara.
"Nikmati saja, ini kan proses demokrasi untuk membenahi penyimpangan, dan melakukan pembenahan di lembaga. Nantinya masyarakat yang akan menikmati dari proses demokrasi ini," tutupnya.
(san)