Banyak kasus kecil, KPK lupakan kasus besar
Minggu, 11 November 2012 - 23:00 WIB
Banyak kasus kecil, KPK lupakan kasus besar
A
A
A
Sindonews.com - Menjamurnya kasus Korupsi disegala lini, khususnya ditingkat aparatur negara dari pejabat tinggi di pusat maupun daerah dinilai mebuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi tidak fokus dengan kaus-kasus besar.
"Terlalu banyak kasus korupsi yang terjadi, dari pejabat pusat, gubernur,bupati dan walikota yang ditangani KPK." Ungkap Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat Khotimbul Umam Wiranu, dalam diskusi Fordiswan, di YLBHI, Jalan Diponegoro, Minggu (12/11/2012).
Selain karena personelnya terbatas, KPK juga dinilai harus punya skala Prioritas pada kasus-kasus besar seperti Century, Hambalang dan cek pelawat.
Menurut Khotimbul, hal ini dinilai penting karena kasus-kasus tersebut banyak melibatkan orang-orang penting. Lalu untuk kasus-kasus kecil yang ditangani KPK dia menyarankan agar diberikan pada instansi hukum lain.
"KPK harus memprioritaskan kasus-kasus besar sesuai testimoninya, untuk menuntaskannya tahun ini, jika itu berhasil, Samad akan dapat kepercayaan dan dukungan politis penuh dari masyarakat." imbuhnya.
"Terlalu banyak kasus korupsi yang terjadi, dari pejabat pusat, gubernur,bupati dan walikota yang ditangani KPK." Ungkap Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat Khotimbul Umam Wiranu, dalam diskusi Fordiswan, di YLBHI, Jalan Diponegoro, Minggu (12/11/2012).
Selain karena personelnya terbatas, KPK juga dinilai harus punya skala Prioritas pada kasus-kasus besar seperti Century, Hambalang dan cek pelawat.
Menurut Khotimbul, hal ini dinilai penting karena kasus-kasus tersebut banyak melibatkan orang-orang penting. Lalu untuk kasus-kasus kecil yang ditangani KPK dia menyarankan agar diberikan pada instansi hukum lain.
"KPK harus memprioritaskan kasus-kasus besar sesuai testimoninya, untuk menuntaskannya tahun ini, jika itu berhasil, Samad akan dapat kepercayaan dan dukungan politis penuh dari masyarakat." imbuhnya.
(rsa)