Pemberian gelar pahlawan tak usai dikritisi

Kamis, 08 November 2012 - 08:42 WIB
Pemberian gelar pahlawan...
Pemberian gelar pahlawan tak usai dikritisi
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrat menilai tidak ada yang perlu dikritisia terkait pemberian gelar pahlawan nasional yang diberikan oleh pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap Presiden pertama Soekarno dan Wakilnya Mohammad Hatta sudah layak.

"Saya kira itu sesuatu yang tidak perlu dikritisi," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Max Sopacua saat dihubungi Sindonews, Kamis (8/11/2012).

Gelar tersebut diberikan bagi dua proklamator bangsa itu, katanya, sudah direncanakan sejak zaman Orde Baru (Orba). Apalagi presiden dan wakil Presiden pertama itu sudah mendapat gelar proklamator, namun tidak tidak diatur dalam undang-undang.

Anggota Komisi I ini menegaskan, pemberian gelar pahlawan bagian dari komitmen SBY kepada dua tokoh nasional tersebut dengan segala jasanya. "Komitmen pemerintah SBY tidak perlu dikritisi," pungkasnya.

Menurutnya, kedatangan mantan presiden Megawati Soekarno Putri yang juga anak dari Soekarno memenuhi undangan tersebut sebagai penerima penghargaan itu menjadi wacana yang positife.

"Saya kira Ibu Mega dri dulu, itu menyangkut perturan undang-undang, dan yang mengverifkasi gelar pahlawan, dengan hadirnya Ibu Mega, wanacan positif dalam hubungan sepeti ini, anda gfenomina menarik dalam berhungan menatan dan sudah mencermintakan," katanya.

Sebagaimana diketahui, sejak SBY maju pada Pipres tahun 2004, Megawati nyaris tak pernah hadir dalam acara kenegaraan di Istana.

Setiap peringatan HUT, istri Ketua MPR Taufiq Kiemas itu memilih memperingatinya di Kantor DPP PDI-P di Lenteng Agung, Jakarta. Hubungan keduanya memang tak harmonis sejak saling berhadapan pada Pemilu Presiden 2004.
(mhd)
Berita Terkait
Saatnya Berdamai dengan...
Saatnya Berdamai dengan Sejarah melalui Pemberian Gelar Pahlawan Nasional
Gelar Pahlawan Nasional...
Gelar Pahlawan Nasional untuk Pemimpin Bangsa Simbol Kedewasaan Kolektif Bernegara
Jejak Perjuangan KH...
Jejak Perjuangan KH Ahmad Sanusi, Pahlawan Nasional yang Sering Keluar Masuk Penjara
PDIP Dukung Pengusulan...
PDIP Dukung Pengusulan Dokter Pribadi Bung Karno dan Hatta Jadi Pahlawan Nasional
Prof Henry Nilai Soeharto...
Prof Henry Nilai Soeharto Pantas Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Deretan Jurnalis Bergelar...
Deretan Jurnalis Bergelar Pahlawan Nasional, Nomor 3 Kakek Anies Baswedan
Berita Terkini
KPK Tegaskan Tidak Ada...
KPK Tegaskan Tidak Ada Perlakuan Istimewa terhadap Febrie Adriansyah
Pakar Hukum: Kemiskinan...
Pakar Hukum: Kemiskinan Bukan Alasan Pembenaran Lakukan Kejahatan
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Contoh Kegigihan Timnas Norwegia
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Pentingnya Menjaga Rasa Keadilan Publik
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved