PDIP Dukung Pengusulan Dokter Pribadi Bung Karno dan Hatta Jadi Pahlawan Nasional
Selasa, 22 Februari 2022 - 14:40 WIB
loading...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Seminar Nasional Pengusulan Calon Pahlawan Nasional yang diadakan secara hybrid, Selasa (22/2/2022). Foto/MPI. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - DPP PDIP memberi dukungan sepenuhnya atas pengusulan dokter pribadi Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta, Dr dr Soeharto mendapat gelar sebagai pahlawan nasional . Hal tersebut disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Seminar Nasional Pengusulan Calon Pahlawan Nasional yang diadakan secara hybrid, Selasa (22/2/2022).
"Dari Ibu Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDIP) secara khusus memberikan dukungan sepenuhnya atas upaya untuk memperjuangan dokter Soeharto sebagai pahlawan nasional kita. Dan keteladan dari beliau luar biasa, yang selama ini banyak tidak terungkap karena beliau memang sosok yang rendah hati, sosok yang dipercaya oleh Bung Karno menjadi dokter pribadi, pengawal, utusan khusus hingga menjalankan berbagai jabatan strategis,” ujar Hasto. Baca juga: Ganjar Pranowo Dukung Dokter Pribadi Bung Karno Jadi Pahlawan Nasional
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Pengarah Badan Penelitian dan Pengembangan Partai Demokrasi Indonesia ini, melihat dokter Soeharto bukan hanya sebagai dokter keluarga tetapi juga tokoh pejuang kemerdekaan, pemimpin negarawan.
"Teman diskusi dan sering menjalankan tugas-tugas rahasia dari Bung Karno. Kepeloporan dalam perjuangan kemerdekaan tidak perlu diragukan lagi sejak Jong Java, Jong Ambon. Kemudian keterlibatan sebagai pelaku sejarah di Indonesia Club, ikut Sumpah Pemuda, kemudian pasca kemerdekaan ketika Maklumat Nomor X dicanangkan, beliau juga aktif membangunkan kembali Partai Nasional Indonesia," tutur Hasto.
Selain itu, kata dia, saat detik-detik proklamasi, dokter Soeharto berperan membantu pemulihan kesehatan Soekarno akibat malaria.
"Beliau juga terlibat di dalam konsolidasi negara, termasuk mengatur pertemuan-pertemuan dengan tokoh bangsa seperti Tan Malaka dan berbagai tokoh lainnya yang menjadi daya semangat bagi Bung Karno di dalam menghadapi situasi sulit, yang tidak mudah, serta menjadi utusan khusus bertemu dengan sosok yang sangat penting dalam seluruh perjuangan Bung Karno," kata Hasto.
Selain itu, dia juga melihat dari rekam sejarah bahwa dokter Soeharto bisa bertindak sebagai diplomat, dengan memahami isu dan kemampuan komunikasinya.
"Dari Ibu Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDIP) secara khusus memberikan dukungan sepenuhnya atas upaya untuk memperjuangan dokter Soeharto sebagai pahlawan nasional kita. Dan keteladan dari beliau luar biasa, yang selama ini banyak tidak terungkap karena beliau memang sosok yang rendah hati, sosok yang dipercaya oleh Bung Karno menjadi dokter pribadi, pengawal, utusan khusus hingga menjalankan berbagai jabatan strategis,” ujar Hasto. Baca juga: Ganjar Pranowo Dukung Dokter Pribadi Bung Karno Jadi Pahlawan Nasional
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Pengarah Badan Penelitian dan Pengembangan Partai Demokrasi Indonesia ini, melihat dokter Soeharto bukan hanya sebagai dokter keluarga tetapi juga tokoh pejuang kemerdekaan, pemimpin negarawan.
"Teman diskusi dan sering menjalankan tugas-tugas rahasia dari Bung Karno. Kepeloporan dalam perjuangan kemerdekaan tidak perlu diragukan lagi sejak Jong Java, Jong Ambon. Kemudian keterlibatan sebagai pelaku sejarah di Indonesia Club, ikut Sumpah Pemuda, kemudian pasca kemerdekaan ketika Maklumat Nomor X dicanangkan, beliau juga aktif membangunkan kembali Partai Nasional Indonesia," tutur Hasto.
Selain itu, kata dia, saat detik-detik proklamasi, dokter Soeharto berperan membantu pemulihan kesehatan Soekarno akibat malaria.
"Beliau juga terlibat di dalam konsolidasi negara, termasuk mengatur pertemuan-pertemuan dengan tokoh bangsa seperti Tan Malaka dan berbagai tokoh lainnya yang menjadi daya semangat bagi Bung Karno di dalam menghadapi situasi sulit, yang tidak mudah, serta menjadi utusan khusus bertemu dengan sosok yang sangat penting dalam seluruh perjuangan Bung Karno," kata Hasto.
Selain itu, dia juga melihat dari rekam sejarah bahwa dokter Soeharto bisa bertindak sebagai diplomat, dengan memahami isu dan kemampuan komunikasinya.
Lihat Juga :