Sikap negarawan redam konflik antar lembaga
Sabtu, 03 November 2012 - 15:37 WIB
Sikap negarawan redam konflik antar lembaga
A
A
A
Sindonews.com - Fenomena yang sangat memprihatinkan di masing-masing penyelenggara negara, baik legislatif, eksekutif dan yudikatif, yaitu adanya sikap saling mendegradasi dan bahkan cenderung saling menjatuhkan.
Hal ini terjadi, karena kurangnya sikap kenegarawanan di masing-masing penyelenggara negara dan cenderung menonjolkan sikap egoisme individu ataupun kelompok sehingga mengesampingkan kepentingan yang jauh lebih luas, bangsa, dan negara.
"Karena itu, dibutuhkan sikap negawan untuk tidak saling menjatuhkan antar lembaga negara," kata Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR Marwan Ja'far dalam rilis yang di terima SINDO di Jakarta, Sabtu (3/11/2012).
Menurutnya, adanya sikap saling mendegradasi atau menghujat, hingga menjatuhkan atar lembaga negara seharusnya tidak perlu terjadi. Masing-masing penyelenggara negara harus saling menghormati dan menjunjung tinggi martabat lembaga negara demi kepentingan bangsa dan Negara.
Marwan mengungkapkan, di negara demokrasi tidak dilarang untuk melakukan kritik, namun kritik yang dibutuhkan adalah kritik konstruktif dengan cara dan mekanisme yang terpuji.
"Untuk itu, saatnya bangsa ini membangun kebersamaan untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih adil, makmur dan bermartabat," ungkapnya.
Anggota Komisi V DPR ini menambahkan, hal itu dimulai dengan memberi keteladanan dalam penyelenggaraan negara dengan sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi martabat masing-masing lembaga.
"Kita harus waspada terhadap pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang sengaja menciptakan suasana gaduh dan tidak kondusif dengan mengadu domba masing-masing penyelenggara negara," tandasnya.
Hal ini terjadi, karena kurangnya sikap kenegarawanan di masing-masing penyelenggara negara dan cenderung menonjolkan sikap egoisme individu ataupun kelompok sehingga mengesampingkan kepentingan yang jauh lebih luas, bangsa, dan negara.
"Karena itu, dibutuhkan sikap negawan untuk tidak saling menjatuhkan antar lembaga negara," kata Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR Marwan Ja'far dalam rilis yang di terima SINDO di Jakarta, Sabtu (3/11/2012).
Menurutnya, adanya sikap saling mendegradasi atau menghujat, hingga menjatuhkan atar lembaga negara seharusnya tidak perlu terjadi. Masing-masing penyelenggara negara harus saling menghormati dan menjunjung tinggi martabat lembaga negara demi kepentingan bangsa dan Negara.
Marwan mengungkapkan, di negara demokrasi tidak dilarang untuk melakukan kritik, namun kritik yang dibutuhkan adalah kritik konstruktif dengan cara dan mekanisme yang terpuji.
"Untuk itu, saatnya bangsa ini membangun kebersamaan untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih adil, makmur dan bermartabat," ungkapnya.
Anggota Komisi V DPR ini menambahkan, hal itu dimulai dengan memberi keteladanan dalam penyelenggaraan negara dengan sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi martabat masing-masing lembaga.
"Kita harus waspada terhadap pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang sengaja menciptakan suasana gaduh dan tidak kondusif dengan mengadu domba masing-masing penyelenggara negara," tandasnya.
(mhd)