PKS curiga di balik mundurnya penyidik KPK
Jum'at, 02 November 2012 - 15:30 WIB
PKS curiga di balik mundurnya penyidik KPK
A
A
A
Sindonews.com - Mundurnya penyidik Polri dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat disayangkan. Di saat publik berharap besar dan banyak kasus korupsi yang menumpuk, penyidik KPK yang jumlahnya hanya 68 orang, lima di antaranya justru mengundurkan diri.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indra mengaku prihatin dengan kondisi itu.
"Untuk itu, pimpinan KPK juga harus mencari tahu apa alasan sebenarnya di balik pengunduran 5 penyidik tersebut. Apakah alasan tertulis yang mereka sampaikan memang alasan yang sebenarnya? Atau jangan-jangan ada alasan lain di balik itu semua," ujar Indra di Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Menurut Indra, pimpinan KPK juga harus melakukan evaluasi diri, kenapa para penyidik sampai memilih keluar atau mundur dari institusi yang memberikan jaminan kesejahteraan lebih, memiliki popularitas, dan dukungan publik yang jauh lebih besar dari institusi Polri.
Menurut Indra, persoalan KPK itu patut disesalkan. Dan dijadikan pembelajaran berharga ke depan untuk menyiapkan pemetaan jumlah penyidik yang memadai.
Indra menambahkan, pengunduran diri lima penyidik tersebut tentunya akan menambah beban penyidik yang tersisa. Padahal kasus-kasus yang dinanti-nanti seluruh masyarakat seperti Century, BLBI, Wisma Atlit, Hambalang, Simulator sim, PON, Buol, cek pelawat, dan lainnya, belum dapat diselesaikan KPK.
"Namun demikian saya berharap pimpinan KPK dapat menyikapi dan menyiasati keadaan yang ada saat ini. Jangan sampai pengunduran lima penyidik tersebut mengganggu penaganan beberapa megaskandal yang sudah dinanti-nanti publik penuntasannya," tandasnya.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indra mengaku prihatin dengan kondisi itu.
"Untuk itu, pimpinan KPK juga harus mencari tahu apa alasan sebenarnya di balik pengunduran 5 penyidik tersebut. Apakah alasan tertulis yang mereka sampaikan memang alasan yang sebenarnya? Atau jangan-jangan ada alasan lain di balik itu semua," ujar Indra di Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Menurut Indra, pimpinan KPK juga harus melakukan evaluasi diri, kenapa para penyidik sampai memilih keluar atau mundur dari institusi yang memberikan jaminan kesejahteraan lebih, memiliki popularitas, dan dukungan publik yang jauh lebih besar dari institusi Polri.
Menurut Indra, persoalan KPK itu patut disesalkan. Dan dijadikan pembelajaran berharga ke depan untuk menyiapkan pemetaan jumlah penyidik yang memadai.
Indra menambahkan, pengunduran diri lima penyidik tersebut tentunya akan menambah beban penyidik yang tersisa. Padahal kasus-kasus yang dinanti-nanti seluruh masyarakat seperti Century, BLBI, Wisma Atlit, Hambalang, Simulator sim, PON, Buol, cek pelawat, dan lainnya, belum dapat diselesaikan KPK.
"Namun demikian saya berharap pimpinan KPK dapat menyikapi dan menyiasati keadaan yang ada saat ini. Jangan sampai pengunduran lima penyidik tersebut mengganggu penaganan beberapa megaskandal yang sudah dinanti-nanti publik penuntasannya," tandasnya.
(lns)