Liburan Idul Adha, jalur Pantura padat
Minggu, 28 Oktober 2012 - 18:18 WIB
Liburan Idul Adha, jalur Pantura padat
A
A
A
Sindonews.com - Lalu lintas (lalin) sepanjang jalur utama Tegal-Brebes yang merupakan arus balik Lebaran Idul Adha padat terutama kendaraan roda empat tujuan Jakarta.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kendaraan roda empat yang melintasi jalur Pantura Tegal saat balik didominasi plat 'B' mereka datang arah dari daerah bagian timur Tegal dengan tujuan Jakarta.
Salah seorang pengemudi truk Hakam (35), asal Surabaya Jawa Timur (Jatim) mengatakan, arus lalin di pantura amat padat dengan dominasi roda empat. Padahal hari normal jalur utama pantura Tegal tidak terlalu ramai.
"Jarang terjadi lonjakan kendaraan yang melintas sejak beberapa hari sebelum Lebaran. Paling hanya mobil angkutan umum yang ramai ditambah truk pengangkut barang," katanya di Tegal, Minggu (28/10/2012).
Beberapa titik kepadatan yang ditemui yakni di Suradadi Kabupaten Tegal, masuk perbatasan Kota Tegal, Perempatan Maya Tegal, Kaligangsa, masuk perbatasana Kabupaten Brebes, Jalan Jenderal Sudirman Brebes, Wanasari, hingga Bulakamba.
Sementara itu, Suyuti (43), pengemudi bus jurusan Semarang-Jakarta mengaku, sejak pagi hari kendaraan yang melintasi daerah Pantura mulai Kabupaten Tegal hingga perbatasan Tegal-Brebes nampak padat. "Diperkirakan arus balik terjadi malam ini," katanya.
Dia menambahkan, perjalanan dari Kabupaten Tegal hingga Brebes sekira 1,5 jam. Padahal biasanya lebih cepat, namun karena kepadatan arus lalu lintas Pantura, maka laju kendaraan kurang maksimal hanya 40 kilometer/jam, kendati arus cukup padat tetap lancar.
Arus lalu lintas balik Lebaran sempat terjadi penumpukan kendaraan di sejumlah persimpulan jalan. Namun kondisinya masih terkendali, karena jumlah kendaraan yang melintas masih bisa diatur oleh petugas lalin di Pantura.
Awak bus PO ALS, Taruli (47), di Tegal mengaku, lalin balik Pantura padat, namun masih lancar karena petugas terlihat sibuk mengatur arus lalin. "Bisa jadi puncak kepadatan arus lalu lintas di Pantura kian padat," ujar Taruli.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kendaraan roda empat yang melintasi jalur Pantura Tegal saat balik didominasi plat 'B' mereka datang arah dari daerah bagian timur Tegal dengan tujuan Jakarta.
Salah seorang pengemudi truk Hakam (35), asal Surabaya Jawa Timur (Jatim) mengatakan, arus lalin di pantura amat padat dengan dominasi roda empat. Padahal hari normal jalur utama pantura Tegal tidak terlalu ramai.
"Jarang terjadi lonjakan kendaraan yang melintas sejak beberapa hari sebelum Lebaran. Paling hanya mobil angkutan umum yang ramai ditambah truk pengangkut barang," katanya di Tegal, Minggu (28/10/2012).
Beberapa titik kepadatan yang ditemui yakni di Suradadi Kabupaten Tegal, masuk perbatasan Kota Tegal, Perempatan Maya Tegal, Kaligangsa, masuk perbatasana Kabupaten Brebes, Jalan Jenderal Sudirman Brebes, Wanasari, hingga Bulakamba.
Sementara itu, Suyuti (43), pengemudi bus jurusan Semarang-Jakarta mengaku, sejak pagi hari kendaraan yang melintasi daerah Pantura mulai Kabupaten Tegal hingga perbatasan Tegal-Brebes nampak padat. "Diperkirakan arus balik terjadi malam ini," katanya.
Dia menambahkan, perjalanan dari Kabupaten Tegal hingga Brebes sekira 1,5 jam. Padahal biasanya lebih cepat, namun karena kepadatan arus lalu lintas Pantura, maka laju kendaraan kurang maksimal hanya 40 kilometer/jam, kendati arus cukup padat tetap lancar.
Arus lalu lintas balik Lebaran sempat terjadi penumpukan kendaraan di sejumlah persimpulan jalan. Namun kondisinya masih terkendali, karena jumlah kendaraan yang melintas masih bisa diatur oleh petugas lalin di Pantura.
Awak bus PO ALS, Taruli (47), di Tegal mengaku, lalin balik Pantura padat, namun masih lancar karena petugas terlihat sibuk mengatur arus lalin. "Bisa jadi puncak kepadatan arus lalu lintas di Pantura kian padat," ujar Taruli.
(mhd)