Gagal berhaji, nenek Hartati kurung diri
Rabu, 24 Oktober 2012 - 10:36 WIB
Gagal berhaji, nenek Hartati kurung diri
A
A
A
Sindonews.com - Nenek Hartati (65) begitu kecewa karena batal berangkat haji tahun ini. Untuk menutupi rasa malu pada tetangga, nenek Hartati mengurung diri di rumahnya.
Warga Desa Batursari Kecamatan Mranggen, Demak ini merasa kecewa dengan janji biro travel pemberangkatan haji ONH Plus. Namun tak urung air matanya selalu menetes bila menyadari dirinya merupakan salah satu calon haji yang gagal diberangkatkan.
Nenek 17 cucu dan 6 anak ini memilih mendaftar ONH Plus melalui travel PT Al Arafa Al Hukama Pucanggading, Demak karena pertimbangan usianya yang telah lanjut. Meski harus membayar Rp63 juta sebagai setoran haji dan Rp15 juta untuk jaminan visa, ia tetap nekad dengan harapan berangkat tahun ini tanpa masuk dalam daftar tunggu sebagaimana calon haji reguler.
Ia bersama sejumlah jamaah calon haji lainnya dijanjikan akan berangkat pada Jum'at 19 Oktober 2012 siang. Namun tiba-tiba ada pemberitahuan melalui telepon pemberangkatan ditunda hingga Jum'at malam. Hingga pada malam itu kembali ada pemberitahuan bahwa Hartati gagal berangkat karena visa belum keluar.
"Visa dan paspor itu saya kejar terus tapi dikatakan akan dibagikan disana (Makkah) nanti, sampai sekarang visa tersebut belum dibagikan," terang Hartati di rumahnya, Demak, Rabu (24/10/2012).
Ia mengaku dijanjikan akan berangkat tahun depan, namun karena terlanjur kecewa janji itu ditampiknya. "Rencana mau diberangkatkan tahun depan dan mendapatkan bonus umroh, namun saya tolak. Pokoknya semua biaya yang sudah disetor akan saya tarik," katanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional PT Al Arafa Al Hukama, Hermansyah berdalih, gagalnya para jamaah akibat keputusan Kementerian Agama yang secara sepihak melarang pengeluaran visa bagi jemaah calon haji non kuota.
"Kami tak bisa berbuah apa-apa karena keputusan itu dilakukan secara mendadak saat jamaah hendak diberangkatkan," katanya. Ia mengaku, tahun ini terdapat 49 jemaah yang gagal diberangkatkan.
Warga Desa Batursari Kecamatan Mranggen, Demak ini merasa kecewa dengan janji biro travel pemberangkatan haji ONH Plus. Namun tak urung air matanya selalu menetes bila menyadari dirinya merupakan salah satu calon haji yang gagal diberangkatkan.
Nenek 17 cucu dan 6 anak ini memilih mendaftar ONH Plus melalui travel PT Al Arafa Al Hukama Pucanggading, Demak karena pertimbangan usianya yang telah lanjut. Meski harus membayar Rp63 juta sebagai setoran haji dan Rp15 juta untuk jaminan visa, ia tetap nekad dengan harapan berangkat tahun ini tanpa masuk dalam daftar tunggu sebagaimana calon haji reguler.
Ia bersama sejumlah jamaah calon haji lainnya dijanjikan akan berangkat pada Jum'at 19 Oktober 2012 siang. Namun tiba-tiba ada pemberitahuan melalui telepon pemberangkatan ditunda hingga Jum'at malam. Hingga pada malam itu kembali ada pemberitahuan bahwa Hartati gagal berangkat karena visa belum keluar.
"Visa dan paspor itu saya kejar terus tapi dikatakan akan dibagikan disana (Makkah) nanti, sampai sekarang visa tersebut belum dibagikan," terang Hartati di rumahnya, Demak, Rabu (24/10/2012).
Ia mengaku dijanjikan akan berangkat tahun depan, namun karena terlanjur kecewa janji itu ditampiknya. "Rencana mau diberangkatkan tahun depan dan mendapatkan bonus umroh, namun saya tolak. Pokoknya semua biaya yang sudah disetor akan saya tarik," katanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional PT Al Arafa Al Hukama, Hermansyah berdalih, gagalnya para jamaah akibat keputusan Kementerian Agama yang secara sepihak melarang pengeluaran visa bagi jemaah calon haji non kuota.
"Kami tak bisa berbuah apa-apa karena keputusan itu dilakukan secara mendadak saat jamaah hendak diberangkatkan," katanya. Ia mengaku, tahun ini terdapat 49 jemaah yang gagal diberangkatkan.
(ysw)