Komisi III diminta rasional
Selasa, 23 Oktober 2012 - 19:49 WIB
Komisi III diminta rasional
A
A
A
Sindonews - Komisi III DPR RI diminta untuk rasional saat melakukan rapat rancangan undang-undang (RUU) Keamanan Nasional (Kamnas). Pasalnya, RUU tersebut banyak menuai kontroversi masyarakat.
"KontraS menolak, pertama Komisi III harus rasional, dalam prosesnya rancangan ini ketidakadaan logika yang jelas, penuh kontroversi di masyarakat," jelas Koordinator Eksekutif Komisi Nasional untuk Orang Hilang dan Tindakan Kekerasan (KontraS), Haris Azhar kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (23/10/2012).
Dirinya menambahkan, dalam RUU tersebut banyak menuai ruang yang pada akhirnya menunjukan penafsiran refresif. Dari hal-hal itu, dia meminta, agar DPR khususnya Komisi III mengembalikan RUU tersebut kepada pemerintah, tentunya dengan cara-cara yang dibenarkan.
"Isinya banyak yang menuai ruang penafsiran refresif, itu sudah diargumentasikan. Harusnya nanti malam, dalam rapat atau diskusi harus dikembalikan dan diperbaiki kepada pemerintah tentunya dengan cara yang dibenarkan. Sehingga pemerintah tidak mencoba untuk mengajukan kembali," tukasnya.
"KontraS menolak, pertama Komisi III harus rasional, dalam prosesnya rancangan ini ketidakadaan logika yang jelas, penuh kontroversi di masyarakat," jelas Koordinator Eksekutif Komisi Nasional untuk Orang Hilang dan Tindakan Kekerasan (KontraS), Haris Azhar kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (23/10/2012).
Dirinya menambahkan, dalam RUU tersebut banyak menuai ruang yang pada akhirnya menunjukan penafsiran refresif. Dari hal-hal itu, dia meminta, agar DPR khususnya Komisi III mengembalikan RUU tersebut kepada pemerintah, tentunya dengan cara-cara yang dibenarkan.
"Isinya banyak yang menuai ruang penafsiran refresif, itu sudah diargumentasikan. Harusnya nanti malam, dalam rapat atau diskusi harus dikembalikan dan diperbaiki kepada pemerintah tentunya dengan cara yang dibenarkan. Sehingga pemerintah tidak mencoba untuk mengajukan kembali," tukasnya.
(mhd)