NU curigai UU Kamnas

Kamis, 18 Oktober 2012 - 21:57 WIB
NU curigai UU Kamnas
NU curigai UU Kamnas
A A A
Sindonews.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berbalik haluan, dari sebelumnya yang mendukung RUU Kamnas kini cenderung menolaknya. Bahkan, NU mencurigai adanya upaya untuk membatasi kebebasan dan supremasi sipil yang terselip dalam RUU tersebut.

"RUU Kamnas yang sekarang diajukan Pemerintah untuk dibahas oleh DPR berpotensi membatasi kebebasan sipil dan supremasi sipil. Hal ini akan meruntuhkan pilar demokrasi yang sedang dibangun di Indonesia," ujar Ketua PBNU M Imam Aziz di Jakarta, Kamis (18/10) malam.

Dia menambahkan, supremasi sipil harus dijaga karena itu merupakan amanat dari cita-cita reformasi yang diperjuangkan rakyat Indonesia.

"Tampak ada agenda tersembunyi untuk mengembalikan hegemoni militerisme. Ini harus diwaspadai," tandasnya.

Imam menambahkan, pemerintah yang lahir dari semangat reformasi seharusnya memegang amanat reformasi yang ingin mengembalikan posisi rakyat sebagai pemegang tertinggi kedaulatan. Selain itu, tugas-tugas pokok TNI dan Polri telah dipisahkan dan masing-masing mempunyai tugas penting sesuai fungsinya.

“Saat ini tidak dibenarkan adanya insitusi yang mengontrol pikiran maupun ideologi, sejauh pikiran atau ideologi itu tidak menjadi tindakan nyata. Sangat tidak masuk akal jika TNI atau BIN akan diberi kewenangan seperti institusi penegak hukum," ungkapnya.

Menurut Imam, kewenangan TNI yang berlebihan seperti melakukan penangkapan dan penyadapan, sangat membahayakan demokrasi.

Jika RUU Kamnas dimaksudkan untuk menjadi UU payung berkaitan dengan keamanan nasional, imbuh dia, maka ini merupakan sesuatu yang tidak ada manfaatnya dan berpotensi melanggar konstitusi.
(ysw)
Berita Terkait
UU Kamnas Dinilai Mampu...
UU Kamnas Dinilai Mampu Tegakkan Supremasi Sipil di Tahun Politik
Bahayakan Kamnas, Pemerintah...
Bahayakan Kamnas, Pemerintah Jangan Anggap Enteng 279 Juta Data WNI Bocor
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai...
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai RUU Inisiatif DPR
RUU Keimigrasian, RUU...
RUU Keimigrasian, RUU Kementerian Negara, RUU TNI, dan RUU Polri Jadi Inisiatif DPR
Polemik Rancangan Undang-Undang...
Polemik Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila
Desakan Percepatan RUU...
Desakan Percepatan RUU Perampasan Aset dan Komitmen Presiden Prabowo untuk Penguatan KPK
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Revisi UU Kementerian...
Revisi UU Kementerian Negara: Jumlah Disesuaikan Kebutuhan Presiden
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved