Serahkan berkas Simulator, Polri tunggu koordinasi
Kamis, 18 Oktober 2012 - 18:01 WIB
Serahkan berkas Simulator, Polri tunggu koordinasi
A
A
A
Sindonews.com - Polri siap menyerahkan berkas penyidikan kasus dugaan korupsi simulator SIM di korlantas Mabes Polri.
Namun Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengungkapkan, berkas itu belum bisa diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena masih menunggu koordinasi lebih lanjut.
"Kemarin memang sudah berkoordinasi sejak Kamis, Jumat, hingga Senin. Penyidik kita dengan KPK selalu koordinasi, kami sama-sama berinisiatif. Namun untuk formulasi penyerahan, secara tekniknya, belum dikoordinasikan," kata Boy Rafli kepada wartawan, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Dia meminta kepada semua pihak untuk bersabar. Pasalnya, Polri sesungguhnya sedang menyelesaikan berkas tersebut.
Hanya saja masih akan terus berkoordinasi dengan KPK mengenai hal itu. Agar tidak berseberangan dengan pidato presiden.
"Proses penyerahan belum dapat diberikan masih harus berkoordinasi, Polri sudah menjalankan apa yang bapak presiden perintahkan. Jadi kalau masalah ini belum dapat kita sampaikan, kita koordinasikan lagi. Jika KPK siap, kita siap," tukasnya.
Namun Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengungkapkan, berkas itu belum bisa diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena masih menunggu koordinasi lebih lanjut.
"Kemarin memang sudah berkoordinasi sejak Kamis, Jumat, hingga Senin. Penyidik kita dengan KPK selalu koordinasi, kami sama-sama berinisiatif. Namun untuk formulasi penyerahan, secara tekniknya, belum dikoordinasikan," kata Boy Rafli kepada wartawan, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Dia meminta kepada semua pihak untuk bersabar. Pasalnya, Polri sesungguhnya sedang menyelesaikan berkas tersebut.
Hanya saja masih akan terus berkoordinasi dengan KPK mengenai hal itu. Agar tidak berseberangan dengan pidato presiden.
"Proses penyerahan belum dapat diberikan masih harus berkoordinasi, Polri sudah menjalankan apa yang bapak presiden perintahkan. Jadi kalau masalah ini belum dapat kita sampaikan, kita koordinasikan lagi. Jika KPK siap, kita siap," tukasnya.
(maf)