Demokrat siap serahkan anggotanya yang korupsi

Jum'at, 12 Oktober 2012 - 07:30 WIB
Demokrat siap serahkan...
Demokrat siap serahkan anggotanya yang korupsi
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrat siap menyerahkan kadernya yang terbukti terlibat kasus dugaan korupsi, untuk mendukung langkah kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberantas korupsi.

Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan, Partai Demokrat akan sangat mendukung seluruh proses hukum yang dilakukan KPK dalam memberantas korupsi. Untuk itu dia meminta, Angelina Sondakh mengungkapkan siapa saja yang terlibat dalam kasus dugaan suap secara terbuka.

"Angie (Angelina Sondakh) terbuka saja. Saya juga tidak mengerti kenapa dia bilang merasa dikorbankan. Ungkap saja semuanya demi kebaikan Demokrat, demi kebaikan bangsa dan negara," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (12/10/2012).

Dia mengungkapkan, dengan diungkapkan siapa saja yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi, maka akan memperjelas penuntasan kasus yang menjerat Angie. "Ungkap saja, kalau memang bersalah ya harus bertanggung jawab. Sangat kita dibuat mengira-ngira," ungkapnya.

Menurutnya, siapapun harus bertanggung jawab jika telah merampok uang negara. "Mau siapapun itu, meski petinggi partai ungkap saja. Demokrat tidak ada urusan dengan sindikat perampok uang negara," tandasnya.

Seperti diketahui, terpidana kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games Mindo Rosalina Manulang mengaku pernah dikunjungi Angie di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Dalam kunjungannya itu, diketahui Angie meminta Rosa untuk membantu dirinya agar terlepas dari kasus itu.

Namun, Rosa menolaknya dengan alasan semua alat komunikasinya telah disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Bagaimana Mbak saya membantu. HP saya semua disita, dan bukti percakapan semua ada di situ. Lalu Angelina Sondakh bilang: ini saya juga baru dari rumah Mas Anas. Saya enggak mau dikorbankan sendirian," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Rosa tertanggal 26 April 2012.

Dalam BAP itu juga diketahui Angie juga sempat mengatakan akan membuat tsunami yang lebih dahsyat daripada Nazar kepada DPR jika dirinya tidak 'diamankan'.
(lil)
Berita Terkait
Imam Nahrawi Dituntut...
Imam Nahrawi Dituntut 10 Tahun Penjara dan Hak Politik Dicabut 5 Tahun
Argumentasi Pembelaan...
Argumentasi Pembelaan Hukum Imam Nahrawi
Datangi KPK, Komisi...
Datangi KPK, Komisi Kejaksaan Dalami Pengakuan Asisten Nahrawi
Dianggap Tidak Dalami...
Dianggap Tidak Dalami Sadapan, KPK Sebut Imam Nahrawi Tak Kooperatif
KPK Eksekusi Eks Menpora...
KPK Eksekusi Eks Menpora Imam Nahrawi ke Lapas Sukamiskin
Minta Maaf, Miftahul...
Minta Maaf, Miftahul Ulum Sebut Tudingan ke Adi dan Achsanul Khilaf
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved