Namanya disebut lagi, Misbakhun mencak-mencak
Rabu, 10 Oktober 2012 - 14:23 WIB
Namanya disebut lagi, Misbakhun mencak-mencak
A
A
A
Sindonews.com - Dalam rapat Tim Pengawas (Timwas) kasus bailout Bank Century di Gedung DPR RI, Misbkahun yang namanya disinggung oleh Wakil Jaksa Agung langsung mencak-mencak.
Mengetahui kesalahan ini, Wakil Jaksa Agung Darmono langsung meminta maaf kepada Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
"Putusan saya kan sudah dikeluarkan sejak bulan Juli. Perkara itu sudah diajukan, dan saya sudah terbukti bebas dalam pengadilan. Harusnya disebutkan kalau saya sudah bebas murni, bukan disebutkan dalam kasus," protes Misbhakun di depan ruang rapat Timwas Century, Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (10/10/2012).
Tak sampai di sini, Misbakhun langsung marah-marah pada Darmono karena dianggap telah menyinggung dirinya. Padahal dalam ketetapan pengadilan Misbakhun sudah diputus bebas.
"Tapi anda tadi menyebutkan nama saya dalam rapat, ini maksudnya apa? Kan sudah selesai di pengadilan saya bebas murni. Harusnya disebut namun saya sudah bebas murni," tambahnya.
Mengetahui dapat protes keras, Darmono langsung menjelaskan maksud penyebutan nama Misbhakun dan diteruskan dengan permintaan maaf.
"Itu kan hanya laporan perkara, yang penting sudah diinformasikan di media dan semuanya bahwa anda sudah bebas murni. Kalau memang saya salah saya minta maaf," jelas Darmono.
Darmono berjanji, akan mengumumkan kalau Misbakhun sudah bebas.
"Kalau ada kekurangan saya minta maaf. Sekali lagi saya tegaskan kalau mas sudah selesai," tambahnya seraya berjabat tangan dengan Misbhakun.
Mengetahui kesalahan ini, Wakil Jaksa Agung Darmono langsung meminta maaf kepada Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
"Putusan saya kan sudah dikeluarkan sejak bulan Juli. Perkara itu sudah diajukan, dan saya sudah terbukti bebas dalam pengadilan. Harusnya disebutkan kalau saya sudah bebas murni, bukan disebutkan dalam kasus," protes Misbhakun di depan ruang rapat Timwas Century, Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (10/10/2012).
Tak sampai di sini, Misbakhun langsung marah-marah pada Darmono karena dianggap telah menyinggung dirinya. Padahal dalam ketetapan pengadilan Misbakhun sudah diputus bebas.
"Tapi anda tadi menyebutkan nama saya dalam rapat, ini maksudnya apa? Kan sudah selesai di pengadilan saya bebas murni. Harusnya disebut namun saya sudah bebas murni," tambahnya.
Mengetahui dapat protes keras, Darmono langsung menjelaskan maksud penyebutan nama Misbhakun dan diteruskan dengan permintaan maaf.
"Itu kan hanya laporan perkara, yang penting sudah diinformasikan di media dan semuanya bahwa anda sudah bebas murni. Kalau memang saya salah saya minta maaf," jelas Darmono.
Darmono berjanji, akan mengumumkan kalau Misbakhun sudah bebas.
"Kalau ada kekurangan saya minta maaf. Sekali lagi saya tegaskan kalau mas sudah selesai," tambahnya seraya berjabat tangan dengan Misbhakun.
(ysw)