Pembahasan RUU Kamnas harus dilanjutkan

Selasa, 09 Oktober 2012 - 17:58 WIB
Pembahasan RUU Kamnas...
Pembahasan RUU Kamnas harus dilanjutkan
A A A
Sindonews.com - Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan Nasional (Kamnas) dinilai perlu dilanjutkan untuk mengintegrasikan Undang-Undang (UU) lain yang terkait dengan keamanan dan pertahanan negara.

Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, RUU Kamnas nantinya tidak akan mengatur secara teknis mengenai keamanan nasional, melainkan hanya mengatur strategis mengenai keamanan di Indonesia.

"UU yang mengatur itu (pertahanan) ada 13 UU, bahkan bisa bertambah. Tapi, selama ini kita tidak punya UU yang mengkorelasikan satu sama lain, dan ini diperlukan. RUU Kamnas itu memberikan keamanan terhadap civil society dibandingkan dengan UU yang sekarang," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/10/2012).

Dia mengungkapkan, RUU Kamnas tidak akan berdampak pada pengembalian peran TNI seperti pada masa orde baru. "Itu semua akan diuji oleh proses legislasi, dan masih belum selesai. Setelah itu akan dibuat Daftar Inventarisasi Masalah (DIM)-nya," ujarnya.

Menurutnya, RUU Kamnas juga akan mengeliminasi peraturan perundangan yang selama ini bertentangan, seperti Perpu Nomor 16 Tahun 1960 yang memungkinkan kepala daerah mengerahkan militer dalam kondisi tertentu.
(lil)
Berita Terkait
UU Kamnas Dinilai Mampu...
UU Kamnas Dinilai Mampu Tegakkan Supremasi Sipil di Tahun Politik
Bahayakan Kamnas, Pemerintah...
Bahayakan Kamnas, Pemerintah Jangan Anggap Enteng 279 Juta Data WNI Bocor
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai...
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai RUU Inisiatif DPR
RUU Keimigrasian, RUU...
RUU Keimigrasian, RUU Kementerian Negara, RUU TNI, dan RUU Polri Jadi Inisiatif DPR
Polemik Rancangan Undang-Undang...
Polemik Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila
Desakan Percepatan RUU...
Desakan Percepatan RUU Perampasan Aset dan Komitmen Presiden Prabowo untuk Penguatan KPK
Berita Terkini
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved