Menyambut Jakarta baru

Jum'at, 21 September 2012 - 05:06 WIB
Menyambut Jakarta baru
Menyambut Jakarta baru
A A A
Sindonews.com - Selamat untuk warga DKI Jakarta, andalah pemenangnya! Ucapan ini patut disampaikan karena mereka mampu mempertontonkan kedewasaan dan keindahan dalam berpolitik.

Sukses pemilihan umum kepala daerah (pilkada) di sentrum Indonesia patut menjadi contoh bagi daerah lain dan bisa dibanggakan di dunia internasional: pada level inilah sejatinya demokrasi Indonesia. Berbagai kekhawatiran yang muncul sebelumnya seperti adanya kekerasan antar pendukung, money politics, kecurangan dan berbagai hal mendistorsi kualitas demokrasi ternyata tidak terbukti. Suasana panas yang menyentuh akar rumput akibat berbagai manuver para kandidat untuk mendongkrak dukungan suara, hanya berujung di kotak suara, tidak lebih.

Hasilnya, kembali kepada siapa yang mendapat kepercayaan lebih banyak dari rakyatlah pemenangnya. Hasil quickcount pilkada kemarin menunjukkan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok)-lah yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin ibu kota dalam lima tahun ke depan. Demokrasi dalam Pilkada DKI semakin terasa indah karena Foke-Nara mau berbesar hati menelepon Jokowi dan berbicara di depan publik untuk menyampaikan penghargaannya kepada kompetitornya, sekaligus mengimbau masyarakat DKI Jakarta, termasuk pendukungnya, agar menjaga kerukunan di antara semua kelompok masyarakat.

Adapun Jokowi-Ahok sebagai pemenang tetap rendah hati. Tentu saja, kualitas pilkada yang sedemikian bagusnya tidak boleh berhenti pada pertarungan politik. Demokrasi adalah modal dasar untuk membangun Jakarta dan masyarakat. Di sinilah sejatinya fungsi demokrasi, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Masyarakat mempertaruhkan masa depannya kepada pasangan Jokowi-Ahok karena melihat prestasi, rekam jejak, dan kepribadian mereka selama memimpin Kota Solo dan Belitung Timur.

Masyarakat Jakarta yang sudah sangat cerdas menilai janji yang disampaikan pasangan yang didukung PDIP dan Gerindra ini selamanya kampanye lebih tepat untuk menyelesaikan seabrek persoalan ibu kota. Kalau dilihat, harapan kepada Jokowi-Ahok sangatlah besar hingga pasangan yang notabene berasal dari luar Jakarta mengandaskan Foke-Nara yang merupakan kandidat petahana dan didukung mayoritas partai politik.

Dengan demikian, harapan terhadap kerja Jokowi-Ahok bukanlah kerja standar,tapi menjadi antitesis dari kinerja Foke selama ini. Wujudkan Jakarta menjadi tidak macet, pasar tidak lagi semrawut dan pedagang kaki lima tidak lagi meluberi ke jalanan atau bahkan tidak ada lagi premanisme yang mengganggu kenyamanan hidup. Dengan demikian, Jakarta kian tertata, berbudaya, dan nyaman seperti di Kota Solo.

Dan targetkan harapan itu terwujud dalam lima tahun ke depan, bukan sepuluh tahun ke depan. Sekarang, marilah kita bersama-sama menyambut Jakarta Baru. Janji telanjur disuarakan, rakyat telah menentukan, dan harapan sudah digantungkan sedemikian tingginya. Bayarannya adalah Jokowi-Ahok yang mendapat amanah harus mampu menuangkan segala kelebihannya yakni inovasi, kejujuran, kemampuan merangkul rakyat hanya untuk Jakarta.
(azh)
Berita Terkait
Sudah Saatnya Harga...
Sudah Saatnya Harga BBM Turun
Bahan Pangan Aman, Distribusi...
Bahan Pangan Aman, Distribusi Bisa Tersendat
Korona dan Kebangkitan...
Korona dan Kebangkitan Produk Dalam Negeri
Mengandalkan Sektor...
Mengandalkan Sektor Konsumsi
Mendata Masyarakat Miskin...
Mendata Masyarakat Miskin Baru
Reaktivasi Rumah Ibadah...
Reaktivasi Rumah Ibadah Tak Cukup Regulasi
Berita Terkini
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diyakini Terus Berkembang, Eks Penyidik KPK: Ikuti Aliran Uangnya
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved