FPI: Sertifikasi ulama, itu ide orang gila
Selasa, 11 September 2012 - 16:21 WIB
FPI: Sertifikasi ulama, itu ide orang gila
A
A
A
Sindonews.com – Badan Nasional penanggulangan Terorisme (BNPT) yang mengusulkan agar ulama dan Kiai mendapat sertifikasi ditentang sejumlah pihak. Bahkan FPI menilai usulan tersebut merupakan ide gila yang tidak mendasar.
Ketua FPI Kota Depok Habib Idrus Al Gadhri memprotes keras wacana yang disampaikan BNPT. Menurutnya, usulan tersebut dilontarkan oleh pihak yang tak mengerti soal agama Islam. Jadi wacana tersebut sebenarnya melecehkan ulama yang hanya bisa dinilai oleh Allah.
“Jadi sebenarnya sudah ditunjukkan mengapa teroris ini saya anggap rekayasa. Masa pakai ada sertifikasi ulama. Allah sudah menunjukkan siapa di belakang mereka, masa ulama dikasih sertifikat. Ulama itu nilainya dari Allah, itu ide orang gila,” tukasnya kepada wartawan, Selasa (11/09/12).
Menurutnya, ulama bukan jabatan yang diberikan pemerintah. Ia menjamin banyak ormas Islam yang akan menentang jika program sertifikasi itu diimplementasikan.
“Ormas Islam menolak, MUI juga sudah menolak, indikasi ini sudah menunjukkan untuk memojokkan umat Islam,” tegasnya.
Sebelumnya, BNPT mengeluarkan wacana sertifikasi ulama. BNPT beralasan wacana itu untuk mencegah aksi radikalisme yang dikaitkan dengan pesantren.
Ketua FPI Kota Depok Habib Idrus Al Gadhri memprotes keras wacana yang disampaikan BNPT. Menurutnya, usulan tersebut dilontarkan oleh pihak yang tak mengerti soal agama Islam. Jadi wacana tersebut sebenarnya melecehkan ulama yang hanya bisa dinilai oleh Allah.
“Jadi sebenarnya sudah ditunjukkan mengapa teroris ini saya anggap rekayasa. Masa pakai ada sertifikasi ulama. Allah sudah menunjukkan siapa di belakang mereka, masa ulama dikasih sertifikat. Ulama itu nilainya dari Allah, itu ide orang gila,” tukasnya kepada wartawan, Selasa (11/09/12).
Menurutnya, ulama bukan jabatan yang diberikan pemerintah. Ia menjamin banyak ormas Islam yang akan menentang jika program sertifikasi itu diimplementasikan.
“Ormas Islam menolak, MUI juga sudah menolak, indikasi ini sudah menunjukkan untuk memojokkan umat Islam,” tegasnya.
Sebelumnya, BNPT mengeluarkan wacana sertifikasi ulama. BNPT beralasan wacana itu untuk mencegah aksi radikalisme yang dikaitkan dengan pesantren.
(ysw)