Kejagung baru mampu penuhi target 33 persen

Sabtu, 01 September 2012 - 09:59 WIB
Kejagung baru mampu...
Kejagung baru mampu penuhi target 33 persen
A A A
Sindonews.com - Kejaksaan Agung dinilai lamban dalam mengungkap dan menyelesaikan sejumlah kasus tindak pidana korupsi. Hal tersebut berdasarkan data yang dirilis Kejaksaan Agung selama periode Januari-Juni 2012, yaitu perkara korupsi yang disidik Kejaksaan seluruh Indonesia sebanyak 450 perkara.

Jumlah itu relatif kecil karena hanya 33 persen dari target sebanyak 1.380 perkara. Jaksa Agung Basrief Arief mengakui pihaknya kurang optimal dalam mengungkap atau menemukan kasus-kasus korupsi kejaksaan selama semester I 2012. Namun, Jaksa Agung masih yakin bawahannya bisa menyelesaikan ratusan perkara korupsi yang masih mangkrak di institusinya.

“Target kan belum selesai masih Desember, tenang saja,” kata Jaksa Agung saat ditemui seusai salat Jumat di Kejagung, Jakarta, Jumat 31 Agustus 2012.

Sebelumnya, kejaksaan juga dinilai lambat dalam menyidik kasus-kasus korupsi yang menjadi perhatian masyarakat. Terdapat sejumlah kasus korupsi yang ditangani Kejagung yang berlarut-larut penyelesaiannya, antara lain kasus korupsi proyek bioremediasi pada PT Chevron Pasific Indonesia dan kasus korupsi jaringan internet pada PT IM2, anak usaha PT Indosat Tbk.

Basrief berjanji akan lebih mengoptimalkan penanganan perkara korupsi sehingga pada semester II 2012, penanganan korupsi lebih maksimal. Wakil Jaksa Agung Darmono mengakui kinerja penyidikan belum mencapai target. Namun, Darmono optimistis hingga akhir tahun ini, kejaksaan bisa mencapai target tersebut.

“Masih ada beberapa bulan mengoptimalkan kinerja,” katanya.

Koordinator Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Choky Risda Ramadhan mengatakan, kondisi tersebut menambah buruk kinerja kejaksaan mengingat sebelumnya kejaksaan juga dinilai lambat dalam menyidik kasus korupsi.
(lil)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Besok Polisi Limpahkan...
Besok Polisi Limpahkan Don Ritto dan Barang Bukti ke Kejagung
12 Kapolda Lulusan Akpol...
12 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Teman Satu Angkatan Kakortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto
Prabowo Minta Pembenahan...
Prabowo Minta Pembenahan Program MBG Dilakukan Cermat, Termasuk Anggaran per Porsi
Sikapi Sidang Praperadilan...
Sikapi Sidang Praperadilan Roy Suryo, Rismon: Dugaan Rekayasa Digital Bisa Dibuktikan Tanpa Saksi Mata
Profil Rudi Setiawan,...
Profil Rudi Setiawan, Lulusan Akpol 1993 yang Dilantik sebagai Irjen Kementerian Imipas
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved