Bareskrim gali informasi dari DS

Jum'at, 24 Agustus 2012 - 18:28 WIB
Bareskrim gali informasi...
Bareskrim gali informasi dari DS
A A A
Sindonews.com - Pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Irjen Pol Djoko Susilo hari ini diakui Mabes Polri sebagai upaya menelusuri dugaan korupsi pengadaan Simulator ujian SIM di Korlantas yang telah menyeret tiga petinggi Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Kabiro Penmas) Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan secara khusus pemeriksaan Djoko Susilo untuk memberikan kesaksian dan melengkapi berkas perkara untuk para tersangka yang telah dilakukan penahanan di Bareskrim Polda Bandung.

"Saat ini ada empat yang sudah ditahan oleh penyidik Bareskrim Polri, yaitu Brigjen DP, AKBP TR, Kompol L. Pihak dari pengusaha BS, sedangkan yang SB belum dilakukan penahanan karena sedang menjalani hukuman di LP Kebun Waru, Bandung," jelas Boy dalam keterangan persnya di Gedung Humas Polri, Jakarta, Jumat (24/8/2012).

Menurutnya, empat orang yang telah ditahan itu mendapatkan perpanjangan penahanan selama 40 hari. Perpanjangan penahanan ini dikeluarkan oleh Jaksa Penuntut Umum, mulai 23 Agustus hingga 1 Oktober 2012.

Dalam pemeriksaan saksi tersebut, lanjut Boy, biasanya yang dipertanyakaan adalah apa yang diketahui, apa yang didengar sendiri terkait suatu proses yang terjadi, dan proses apa yang sedang digali kepada kepada Djoko Susilo.

"Proses pengetahuan pak DS sebagai Kuasa Pembina Anggaran di dalam pelaksanaan lelang terbuka pengadaan alat simulator SIM pada tahun 2011 di Korlantas Polri dan kesaksian dari DS sangat penting sebagai alat bukti terhadap para tersangka yang sedang dalam penahanan," simpulnya.

Lanjut Boy, pemeriksaan tadi juga menanyakan hubungan DS dengan suap menyuap. Namun, dia menekankan pemeriksaan ini masih dalam tahap saksi. Sehingga, harus dipahami bagaimana pemeriksaan saksi dan bagaimana pemeriksaan tersangka.

Sebelumnya diketahui, pemeriksaan Djoko tertunda karena waktu yang kurang tepat, antara waktu Djoko dengan waktu pemeriksaan.

Tidak hanya itu, faktor kesiapan pendamping turut andil dalam kegagalan pemeriksaan. "Dulu Pak DS sempat diperiksa dalam tahap penyelidikan," tutupnya
(lns)
Berita Terkait
Perkara Simulator SIM...
Perkara Simulator SIM Korlantas Polri, KPK Sita 2 Rumah Rp85 Miliar
Korlantas Polri Mulai...
Korlantas Polri Mulai Petakan Jalur Mudik dari Jakarta-Surabaya
Layanan SIM, STNK dan...
Layanan SIM, STNK dan BPKB Kembali Dibuka Jelang New Normal
Profil Brigjen Pol Agus...
Profil Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Teman Seangkatan Kapolri yang Jadi Kakorlantas Polri
Implementasi Roadmap...
Implementasi Roadmap Era Digital Ditregident Korlantas Polri
Dukung Sekat Arus Balik,...
Dukung Sekat Arus Balik, Korlantas Polri Siapkan Sistem Layanan Virtual
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved