Pilpres 2014, Hanura target 77 kursi DPR

Jum'at, 10 Agustus 2012 - 16:10 WIB
Pilpres 2014, Hanura...
Pilpres 2014, Hanura target 77 kursi DPR
A A A
Sindonews.com - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tidak mematok target persentase perolehan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden (Pilpres) 2014, dua tahun yang akan datang. Mereka lebih konkret membidik satu kursi per Daerah Pemilihan (Dapil) sehingga minimal meraih 77 kursi DPR 2014-2019.

"Kalau bicara target, kita patok tiap Dapil dapat satu kursi DPR. Itu wajib dan minimal. Jadi kalau jumlah dapilnya 77 seperti sekarang, berarti kita dapat 77 kursi DPR," ujar Sekretaris Jenderal DPP Hanura Dossy Iskandar Prasetyo saat mendaftar sebagai peserta pemilu di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (10/8/2012).

Dossy menjelaskan, target kursi akan lebih konkret dibanding bicara persentase perolehan suara. Sebab Hanura punya pengalaman ketika mendapat persentase suara yang besar, namun ketika diakumulasi menjadi kursi hanya sedikit akibat banyak yang tercecer.

"Sekarang saja persentase suara Hanura kalau secara nasional sangat besar dan memiliki 1.000 lebih anggota DPRD. Tapi karena aturan main yang tidak jelas, maka kursi Hanura di DPR hanya 17. Padahal semestinya lebih dari itu," terangnya.

Dossy menambahkan, target satu kursi perdapil akan memacu semua pengurus Hanura untuk bekerja keras. Jika ada satu dapil yang lepas atau gagal meraih kursi, maka kekosongan itu wajib ditutupi dapil lain dengan meraih lebih dari satu kursi.

"Target realistis bagi Hanura meraih 77 kursi. Sekarang kita sudah jaring para caleg dan memberikan mereka pembekalan. Paling lambat September 2012 ini Caleg DPR sudah siap," terangnya.

Ditanya tentang Pilpres 2012, Dossy menegaskan, Hanura tetap mengusung Wiranto sebagai Capres. Alasannya bukan karena Wiranto Ketua Umum, melainkan karena kematangan dan kepemimpinannya yang sudah teruji.

"Kalau bicara Capres, kita harus bicara kualitas personal. Pak Wiranto masih yang paling cocok untuk posisi tersebut. Sekarang tinggal cari pendampingnya saja sebagai Cawapres," ungkapnya.
(san)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved