Presiden Jokowi Tegaskan Tak Ada Pembebasan Napi Koruptor

Senin, 06 April 2020 - 10:35 WIB
Presiden Jokowi Tegaskan...
Presiden Jokowi Tegaskan Tak Ada Pembebasan Napi Koruptor
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19, pemerintah berencana melakukan pembebasan bersyarat. Hal ini pun sudah dibahas di dalam rapat internal pemerintah.

Namun dia menegaskan pembebasan itu tidak berlaku bagi napi koruptor. “Saya hanya ingin menyampaikan bahwa mengenai napi koruptor tidak pernah kita bicarakan dalam rapat-rapat kita,” katanya saat membuka rapat terbatas, Senin (6/4/2020). (Baca juga: Cegah Penyebaran Corona di Lapas, Menkumham Usul 300 Napi Koruptor Dibebaskan)

Dia pun menegaskan tidak ada rencana pemerintah untuk melakukan revisi regulasi untuk membebaskan napi koruptor. Menurutnya pemerintah hanya akan fokus pada napi pidana umum saja. “Jadi mengenai PP 99/2012 perlu saya sampaikan tidak ada revisi untuk ini. Jadi pembebasan untuk napi hanya untuk napi pidana umum,” ungkapnya. (Baca juga: PKS Tolak Pembebasan Napi Koruptor)

Jokowi mengatakan langkah pembebasan napi ini juga dilakukan oleh negara-negara lain dalam jumlah yang cukup besar. Misalnya saja di Iran membebaskan 95.000 dan Brasil 34.000 napi. “Di negara-negara lain juga melakukan hal yang sama. Kita juga, minggu yang lalu saya sudah menyetujui, ini juga agar ada juga pembebasan napi,” tuturnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan persetujuannya tersebut karena lapas yang ada sudah melebihi dari kapasitasnya. Hal ini sangat berisiko mempercepat penyebaran COVID-19 di lapas-lapas yang ada. Dia menegaskan pembebasan bersyarat harus dilakukan secara ketat. “Tetapi tidak bebas begitu saja. Tentu saja ada syaratnya, ada kriterianya, dan juga pengawasannya,” ucapnya.
(cip)
Berita Terkait
2 Tahun Jokowi - Maruf,...
2 Tahun Jokowi - Ma'ruf, Bambang Widjojanto Evaluasi Bidang Hukum
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Survei Komnas HAM Ungkap...
Survei Komnas HAM Ungkap Masyarakat Merasa Tak Bebas Kritik Pemerintah
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Soal Isu Reshuffle,...
Soal Isu Reshuffle, SAS Soroti Kinerja Kementerian Koperasi dan UMKM
Presiden, Wapres, dan...
Presiden, Wapres, dan Menteri Kabinet Indonesia Maju Serahkan Zakat ke Baznas
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved