Kemenaker Diminta Alokasikan Kartu Prakerja untuk Calon dan Eks PMI Terdampak COVID-19

Jum'at, 03 April 2020 - 12:21 WIB
Kemenaker Diminta Alokasikan...
Kemenaker Diminta Alokasikan Kartu Prakerja untuk Calon dan Eks PMI Terdampak COVID-19
A A A
JAKARTA - Komisi IX DPR mendesak Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) untuk turut memperhatikan kesejahteraan pekerja migran Indonesia (PMI), calon PMI maupun PMI yang sudah purna. Khususnya, bagi mereka dan keluarganya yang terdampak COVID-19.

Untuk itu, Komisi IX DPR juga mendesak kepada Kemenaker untuk mengalokasikan program kartu prakerja kepada calon PMI maupun eks PMI yang terdampak wabah COVID-19. (Baca juga: DPR Desak Menkes Terawan Berinovasi Temukan Obat dan Vaksin COVID-19 )

Hal ini menjadi kesimpulan Rapat Kerja (Raker) secara virtual dengan Menteri Kesehatan (Menkes), Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 dan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (3/4/2020) pukul 2.33 WIB dini hari.

“Komisi IX DPR RI mendesak Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk mengalokasikan program kartu pra kerja maupun program jejaring pengaman sosial baik kepada calon PMI maupun PMI Purna terutama yang bekerja di negara tujuan penempatan yang terdampak pandemi COVID-19,” ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh selalu Pimpinan Sidang membacakan kesimpulan.

Kemudian, sambung politikus PKB ini, Komisi IX juga meminta Kemenker untuk menjamin kesejahteraan PMI dan anggota keluarganya yang masih berada di Malaysia.

“Komisi IX DPR RI mendesak Kementerian Ketenagakerjaan RI dan BP2MI untuk menjamin perlindungan kesejahteraan PMI dan anggota keluarganya yang masih berada di Malaysia,” tuturnya.

Lebih dari itu, dia menambahkan, Komisi IX DPR RI meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan dan BP2MI untuk memberikan jawaban tertulis atas pertanyaan yang disampaikan Anggota Komisi IX DPR pada Raker dan RDP hari ini, paling lambat tanggal 9 April 2020.
(kri)
Berita Terkait
Bansos Corona Bisa Berjalan...
Bansos Corona Bisa Berjalan jika Ada Kerja Sama Pemerintah, Daerah dan Warga
DPR Dorong Pemerintah...
DPR Dorong Pemerintah Buka Data Persebaran PDP dan ODP Corona
Pengamat Sebut Pembahasan...
Pengamat Sebut Pembahasan Omnibus Law Sebaiknya Setelah Wabah Corona
RUU Omnibus Law Ciptaker...
RUU Omnibus Law Ciptaker Dinilai Bisa Jadi Solusi di Tengah Corona
Reses saat Pendemi Covid-19,...
Reses saat Pendemi Covid-19, Intan Fauzi Terapkan Protokol Kesehatan
RUU Ciptaker Ditunda,...
RUU Ciptaker Ditunda, Pemerintah Diminta Fokus Tangani PHK
Berita Terkini
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved