Pemerintah Pilih PSBB, Gus Nabil: Indonesia Punya Tantangan Berbeda Tangani Covid-19

Kamis, 02 April 2020 - 10:19 WIB
Pemerintah Pilih PSBB,...
Pemerintah Pilih PSBB, Gus Nabil: Indonesia Punya Tantangan Berbeda Tangani Covid-19
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Nabil Haroen memahami langkah Presiden Joko Widodo meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan Penanganan wabah virus corona atau Covid-19.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Nabil ini, di antara, pasal yang bisa digarisbawahi, yakni Pasal 3 PP 21/2020 PSBB itu harus didasarkan pada pertimbangan epidemiologis, besarnya ancaman, efektivitas, dukungan sumber daya, teknis operasional, pertimbangan politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan.

"Indonesia punya tantangan berbeda dalam menangani Covid-19. Kita sudah melihat bagaimana China, Italy, Spanyol, Inggris, Amerika Serikat, dan India," kata Gus Nabil saat dihubungi SINDOnews, Kamis (2/4/2020).

Dia menuturkan, negara-negara besar dengan jumlah kasus Covid-19 yang melonjak telah mengalami kesulitan masing-masing. Terakhir, kita melihat India yang 'kacau-balau' dengan kebijakan lockdown. Sedangkan di Indonesia punya tantangan berbeda, sehingga semua pihak perlu mendukung kebijakan pemerintah terkait PSBB untuk penanganan Covid-19 ini. (Baca juga: Jurus Ampuh Mengatasi Covid-19: Tes Massal, PSBB, dan Regulasi yang Kuat ).

"Jadi, Indonesia memilih opsi yang mempertimbangkan kesehatan, ekonomi, juga budaya masyarakat kita. Kita perlu menjaga agar tetap ada pergerakan ekonomi yang urgen sembari menjamin ketahanan pangan," tutur politikus PDI Perjuangan ini.

Di sisi lain, lanjut Gus Nabil, Pemerintah juga telah menggelontorkan anggaran sebesar, Rp405,1 triliun untuk penanganan Covid-19. Menurutnya, ini anggaran yang tidak sedikit untuk penanganan menyeluruh Covid-19 di Indonesia. (Baca juga: Lockdown Tercermin dalam PP Pembatasan Sosial Berskala Besar ).

Untuk itu, Gus Nabil berharap, semua pihak perlu mendukung, dengan cara saling menjaga, saling bekerja sama, serta memantau apa yang terjadi di lingkungan terkecil kita. Jika semua saling dukung di lingkungan terkecilnya, akan membangkitkan semangat untuk melewati masa krisis ini dengan keteguhan dan ketabahan.
(zik)
Berita Terkait
Usulan Lockdown Weekend,...
Usulan Lockdown Weekend, Epidemiolog: Virus Corona Tidak Ikut Libur
Masih Sepelekan Covid-19,...
Masih Sepelekan Covid-19, Banyak Masyarakat Tidak Gunakan Masker
Di Tengah Pandemi Covid-19,...
Di Tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Terus Jaga Distribusi Pangan
Cegah Sebaran Covid-19,...
Cegah Sebaran Covid-19, PSBB Perlu Diberlakukan Secara Nasional
Persebaran Terus Meluas,...
Persebaran Terus Meluas, Covid-19 Papar 263 Kabupaten/Kota
Tekan Penularan Corona,...
Tekan Penularan Corona, Pemerintah Harus Urai Ruang Interaksi Masyarakat
Berita Terkini
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
Infografis
Capaian Vaksinasi Covid-19...
Capaian Vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Dosis Pertama 86,95%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved