Mendagri: Maksimalkan Layanan Chatbot Adminduk saat Physical Distancing

Jum'at, 27 Maret 2020 - 20:48 WIB
Mendagri: Maksimalkan...
Mendagri: Maksimalkan Layanan Chatbot Adminduk saat Physical Distancing
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meluncurkan pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan berupa Chatbot bernama Gisa.

Tito mengatakan melalui chatbot masyarakat bisa mendapatkan informasi mengenai layanan administrasi kependudukan. "Dengan Chatbot Gisa, masyarakat bisa bertanya layaknya percakapan dengan seorang petugas. Gisa akan selalu memberi informasi akurat yang bersumber dari Dukcapil,” katanya dalam keterangan tertulisanya, Jumat (27/3/2020).

Tito mengatakan masyarakat membutuhkan informasi yang cepat dan akurat. Melalui pencarian di web, informasi sering kali tidak akurat, karena belum tentu sumbernya resmi dan bisa saja sudah kedaluwarsa karena ada perubahan aturan.

Chatbot ini dinilai dapat memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di tengah physical distancing. Sehingga masyarakat tidak perlu bolak balik ke Kantor Dukcapil. "Dengan informasi yang lengkap ini masyarakat terhindar bolak-balik ke kantor layanan karena persyaratan yang tidak lengkap," ungkapnya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah Chatbot Gisa adalah hasil kerja sama antara Ditjen Dukcapil dengan Korpri. Dia mengatakan Gisa ada di aplikasi android AKUI. “Aplikasi ini sangat mudah diakses dan bisa diunduh secara gratis melalui Google Playstore dengan kata kunci AKUI,” ungkapnya.

Dengan memanfaatkan Chatbot Gisa, Dukcapil dapat terus melayani masyarakat dan tetap menerapkan standar informasi. Mulai dari pelayanan di Kantor Layanan Dukcapil, seperti prosedur pembuatan KTP dan KK, syarat-syarat pencatatan pernikahan, akta kelahiran, sampai informasi biaya. “Ini dapat diperoleh dari Gisa secara cepat dan akurat,” tuturnya.

Mantan Kapolri ini menambahkan, dalam beberapa waktu ke depan, masing-masing Kantor Layanan Dukcapil akan secara khusus meningkatkan pelayanan publik di daerahnya dengan memberikan informasi spesifik. Misalnya lokasi kantor layanan, nomor kontak petugas, informasi waktu penyelesaian, serta menerima masukan dari masyarakat.

“Dengan demikian, meskipun tanpa kontak langsung, pelayanan masyarakat yang diperoleh dari Ditjen Dukcapil Kemendagri akan terus berjalan, baik di tingkat nasional maupun daerah,” katanya.
(cip)
Berita Terkait
Kepala BSKDN Beberkan...
Kepala BSKDN Beberkan 4 Fungsi Penting Command Center
BSKDN Tekankan Kualitas...
BSKDN Tekankan Kualitas Kepemimpinan Kepala Daerah Menentukan Kesejahteraan Masyarakat
Kemendagri Libatkan...
Kemendagri Libatkan Pakar Analisis Variabel dan Indikator Penilaian Kota Bersih
Dirjen Kemendagri Bertemu...
Dirjen Kemendagri Bertemu CIRDAP, Apa yang Dibahas?
Litbang Kemendagri Berubah...
Litbang Kemendagri Berubah Jadi BSKDN, Eko: Kita Harus Berkolaborasi
Kemendagri Ubah Warna...
Kemendagri Ubah Warna Seragam Satlinmas, Tak Lagi Berwarna Hijau
Berita Terkini
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved