Klasifikasi Orang Sebanyak Mungkin untuk Hindari Penyebaran COVID-19 Lebih Luas

Kamis, 26 Maret 2020 - 08:54 WIB
Klasifikasi Orang Sebanyak...
Klasifikasi Orang Sebanyak Mungkin untuk Hindari Penyebaran COVID-19 Lebih Luas
A A A
JAKARTA - Wabah virus Corona (COVID-19) sudah tersebar ke-24 provinsi di Indonesia. Menurut Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena, untuk mencegah penyebaran lebih luas lagi adalah dengan melakukan pola deteksi, temukan dan klasifikasi orangnya. Karena pembatasan ruang gerak sudah tidak mampu lagi membendung wabah ini.

“Sekarang tinggal bagaimana orang tes, pakai rapid test kan sudah mulai ada. Bagaimana, orang itu bisa melakukan tes sebanyak-banyaknya, selebihnya melakukan pola itu aja. Deteksi, temukan, klasifikasi kemudian dirawat atau diobati,” ujar Melki saat dihubungi SINDO Media, Rabu (25/3/2020). (Baca juga: Bupati Karawang Cellica Positif Corona ).

Menurut Melki, wabah seperti ini tidak ada satu daerah pun yang merasa bahwa daerah itu bersih, bisa saja warga mereka sudah kena, hanya saja tidak terdeteksi ataupun tidak terpantau oleh layanan kesehatan.

“Dan mungkin juga dia tidak terpantau oleh media atau layanan kesehatan. Kalau wabah begini kan enggak bisa daerah bilang mereka (daerah) bersih,” katanya.

Melki berpendapat data yang disampaikan ada di 24 provinsi itu adalah kasus yang ditemukan. Dia yakin bahwa hampir semua daerah sudah terinfeksi warganya, hanya saja tidak terdeteksi.

“Jadi sekarang ini, lebih banyak menemukan, mendeteksi, kemudian menemukan diklasifikasi bisa jadi di rumah sampai sembuh, atau diobati ke rumah sakit rujukan,” usul Politikus Partai Golkar itu.

Soal pembatasan ruang gerak, dia menilai bahwa pembatasan ruang gerak ataupun lockdown sudah tidak penting lagi karena wabah ini sudah ada di mana-mana. Dia berpandangan kebijakan physical distancing pun sifatnya hanya untuk mencegah.

“Kita ini mau batasi ruang gerak, lockdown sudah enggak penting kagi hari ini, social distancing, ini kan hanya untuk mencegah. Wabah ini hari ini ada dimana-mana,” tegasnya. (Baca juga: Bupati Karawang Positif Corona, Beredar Kabar SBY dan Keluarga Tes Kesehatan )

Untuk itu, Melki mengimbau bahwa yang paling penting adalah masyarakat menjaga kesehatan dan imunitas tubuh sebagaimana pesan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. “Jadi sekarang ini yang paling penting yang Pak Tito sampaikan bagus banget ini, sekarang ini setiap orang ya jaga kesehatan diri dan jaga imunitasnya. Kemudian jangan pergi ke tempat keramaian, olahraga, kena sinar matahari,” imbau Melki.
(kri)
Berita Terkait
Reses saat Pendemi Covid-19,...
Reses saat Pendemi Covid-19, Intan Fauzi Terapkan Protokol Kesehatan
Eksistensi Satgas Lawan...
Eksistensi Satgas Lawan Pandemi DPR Dinilai Efektif Tekan Corona
DPR Dorong Pemerintah...
DPR Dorong Pemerintah Buka Data Persebaran PDP dan ODP Corona
Reses, Puan Imbau Anggota...
Reses, Puan Imbau Anggota DPR Perkuat Daya Tahan Rakyat Hadapi Corona
Bantu Atasi Covid-19,...
Bantu Atasi Covid-19, KPPI Suplai Kebutuhan Medis Puskesmas
DPR Minta Pengusaha...
DPR Minta Pengusaha Bantu Tangani Pencegahan Corona
Berita Terkini
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved