Gibran: Eyang Noto Tidak Pernah Mau Membebani Anak Cucunya
Kamis, 26 Maret 2020 - 08:17 WIB
Gibran: Eyang Noto Tidak Pernah Mau Membebani Anak Cucunya
A
A
A
JAKARTA - Gibran Rakabuming Raka merasakan duka yang mendalam atas wafatnya Sudjiatmi Notomihardjo yang merupakan neneknya. Perasaan duka dan sedih itu 'ditumpahkan' Putra Sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam akun Instagram pribadinya, Kamis (26/3/2020).
Eyang Noto, biasa keluarga menyapa almarhumah merupakan pribadi yang tak pernah menunjukkan rasa sakit yang dideritanya kepada cucu-cucunya. Meski mengidap penyakit kanker selama empat tahun belakangan ini, Eyang Noto tetap berusaha mendatangi pengajian dan kegiatan-kegiatan lainnya. Bahkan untuk ke lokasi pengajian dan kegiatan lain, Eyang Noto memilih menaiki becak atau terkadang minta diantarkan sopir. (Baca juga: Anies, Ahok dan Para Tokoh Doakan Almarhumah Ibunda Jokowi )
"Eyang Noto tidak pernah mau membebani anak-cucunya untuk beragam aktifitas beliau. Puasa dan shalat tahajudnya tak pernah putus, untuk mendoakan kami semua anak-cucunya, agar menjadi orang yang berguna untuk banyak orang," kenang Gibran dalam akun Instagram-nya.
Gibran mengaku keluarga merasa kehilangan atas kepergian Eyang tercinta. Dia pun berharap Allah SWT mengampuni segala kesalahan Eyangnya selama hidup, menerima semua amal kebaikan dan dikaruniai surga yang baik.
Gibran juga meminta kepada masyarakat agar memaafkan kekhilafan dan kekurangan almarhumah semasa hidup. Termasuk bagi masyarakat yang tak bisa datang langsung ke rumah duka untuk mendoakan almarhumah.
"Bukan berarti keluarga melarang, tapi dengan tanpa mengurangi rasa hormat dan mengikuti kebijakan pemerintah terhadap situasi Tanah Air, saya menyarankan mendoakan dari rumah saja," kata Gibran. (Baca juga: Kabar Duka, Ibunda Presiden Jokowi Meninggal Dunia )
Sejak berita ini diturunkan, postingan Gibran telah disukai 17,127 orang dan beragam komentar ucapan duka cita dari puluhan netizen. Gibran pun memposting gambar dirinya bersama Eyang dalam bentuk karikatur atau animasi.
Eyang Noto, biasa keluarga menyapa almarhumah merupakan pribadi yang tak pernah menunjukkan rasa sakit yang dideritanya kepada cucu-cucunya. Meski mengidap penyakit kanker selama empat tahun belakangan ini, Eyang Noto tetap berusaha mendatangi pengajian dan kegiatan-kegiatan lainnya. Bahkan untuk ke lokasi pengajian dan kegiatan lain, Eyang Noto memilih menaiki becak atau terkadang minta diantarkan sopir. (Baca juga: Anies, Ahok dan Para Tokoh Doakan Almarhumah Ibunda Jokowi )
"Eyang Noto tidak pernah mau membebani anak-cucunya untuk beragam aktifitas beliau. Puasa dan shalat tahajudnya tak pernah putus, untuk mendoakan kami semua anak-cucunya, agar menjadi orang yang berguna untuk banyak orang," kenang Gibran dalam akun Instagram-nya.
Gibran mengaku keluarga merasa kehilangan atas kepergian Eyang tercinta. Dia pun berharap Allah SWT mengampuni segala kesalahan Eyangnya selama hidup, menerima semua amal kebaikan dan dikaruniai surga yang baik.
Gibran juga meminta kepada masyarakat agar memaafkan kekhilafan dan kekurangan almarhumah semasa hidup. Termasuk bagi masyarakat yang tak bisa datang langsung ke rumah duka untuk mendoakan almarhumah.
"Bukan berarti keluarga melarang, tapi dengan tanpa mengurangi rasa hormat dan mengikuti kebijakan pemerintah terhadap situasi Tanah Air, saya menyarankan mendoakan dari rumah saja," kata Gibran. (Baca juga: Kabar Duka, Ibunda Presiden Jokowi Meninggal Dunia )
Sejak berita ini diturunkan, postingan Gibran telah disukai 17,127 orang dan beragam komentar ucapan duka cita dari puluhan netizen. Gibran pun memposting gambar dirinya bersama Eyang dalam bentuk karikatur atau animasi.
(kri)