Corona Mengganas, Pemerintah Harus Siapkan Langkah Besar Hadapi Krisis

Kamis, 19 Maret 2020 - 21:15 WIB
Corona Mengganas, Pemerintah...
Corona Mengganas, Pemerintah Harus Siapkan Langkah Besar Hadapi Krisis
A A A
JAKARTA - Sejak Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) mengumumkan penemuan dua kasus pertama virus corona (Covid-19) di Indonesia pada 2 Maret 2020, jumlah kasus positif terus meningkat dan mencapai 309 kasus hingga Kamis (19/3/2020).

309 kasus tersebut terdiri dari 15 orang sembuh dan 25 orang meninggal dunia. Dari sisi epidemi penyebarannya pun terus meluas ke beberapa wilayah di Indonesia.

(Baca juga: Gubernur di Indonesia Harus Siapsiaga Hadapi Penyebaran Covid-19)

Mencermati situasi serius itu, Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mengingatkan, pemerintah untuk lebih serius menangani pandemi Corona di Indonesia.

Sejumlah negara pun sudah melakukan langkah isolasi atau lockdown seperti Perancis dan Italia. Untuk itu, Pemerintah perlu melakukan koreksi dan evaluasi penanganan virus Corona yang selama ini lamban dan tidak terkoordinasi dengan baik.

"Dalam situasi gamang, tentu sebagian masyarakat panik dan gelisah terhadap penyebaran virus corona yang terus meningkat," kata Marwan Cik dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Kamis (19/3/2020).

"Pemerintah perlu hadir dan memberikan rasa tenang dan kewaspadaan melalui serangkaian kebijakan yang kredibel dengan langkah-langah yang tepat dan benar," tambahnya.

Menurut Politikus Partai Demokrat ini, Pemeritah dapat meniru kebijakan dan langkah yang dilakukan pemerintah negara lain yang telah sukses mengurangi dan mengatasi peyebaran virus corona.

"Kita tentu tidak ingin Indonesia akan menjadi episenter baru penyebaran virus corona setelah saat ini bergeser dari Tiongkok ke Eropa," ujar Marwan Cik.

Dia melihat bahwa masyarakat butuh protokol krisis di semua lini termasuk juga di bidang ekonomi. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga harus satu suara dalam mengambil kebijakan, dan terus meningkatkan koordinasinya.

Menurutnya, sosialisasi protokol krisis penanganan virus Corona yang berlaku dan dijalankan secara internasional perlu juga secara masif disebarluaskan kepada masyarakat.

"Hal ini dilakukan untuk memberi keyakinan bahwa pemerintah siap mengatasi penyebaran virus Corona di Indonesia," tegasnya.

Dari sisi dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh wabah Corona, dia melihat bahwa Pemerintah perlu segera menetapkan dan menjalankan respons kebijakan ekonomi, baik dari sisi kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter. Dapat dipastikan bahwa wabah virus Corona menurukan seluruh belanja agregat (agregat demand) ekonomi Indonesia.

"Mulai dari turunnya konsumsi rumah tangga, investasi swasta yang anjlok, belanja pemerintah yang melambat, hingga melebarnya defisit neraca pembayaran," urai Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR itu.

Karena itu, dia melihat bahwa persoalan kni memerlukan respons cepat kebijakan pemerintah sehingga, ekonomi Indonesia tidak terjebak dalam krisis ekonomi akibat virus Corona. Pengalaman penanganan krisis ekonomi global 2008 pada era Pemerintahan SBY dapat dijadikan rujukan pemerintah saat ini dalam mengatasi dampak virus Corona terhadap perekonomian Indonesia.

"Saya berharap pemerintah lebih serius mengatasi wabah Covid-19 dengan memberikan keyakinan dan ketenangan kepada masyarakat bahwa penanganan virus Corona berjalan dengan baik sesuai dengan protokol penanganan yang berlaku secara internasional," tuturnya.

"Begitupula respons kebijakan makro ekonominya juga dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat, dalam rangka merespons penurunan belanja agregat ekonomi Indonesia," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Wapres: Kebijakan Pemerintah...
Wapres: Kebijakan Pemerintah Terkait Corona Demi Keselamatan Rakyat
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Fokus Atasi Corona,...
Fokus Atasi Corona, Istana Tegaskan Tak Ada Wacana Reshuffle Kabinet
Ahmad Yurianto Sebut...
Ahmad Yurianto Sebut 193.571 Orang Berstatus ODP dan 17.754 PDP Corona
Pemerintah Diminta Perlakukan...
Pemerintah Diminta Perlakukan Pandemi Corona seperti Ancaman Perang
Pemerintah Dinilai Tak...
Pemerintah Dinilai Tak Berdaya Hadapi Mafia Pasar
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved