Hindari Kerumunan Massa, Kemendagri Imbau Tunda Perekaman E-KTP

Selasa, 17 Maret 2020 - 22:07 WIB
Hindari Kerumunan Massa,...
Hindari Kerumunan Massa, Kemendagri Imbau Tunda Perekaman E-KTP
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengimbau agar menunda perekaman e-KTP. Imbauan ini ada di dalam surat edaran No.443.1/2978/Dukcapil tanggal 16 Maret 2020.

“Khusus layanan perekaman e-KTP karena ada kontak fisik secara langsung agar ditunda pelaksanaannya,” kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah, Selasa (17/3/2020).

Dari data perekaman Desember 2019, jumlah wajib KTP yang sudah merekam adalah 98,79%. Dimana jumlah wajib KTP sebanyak 193.365.749 jiwa per 31 desember 2019.

“Proyeksi sampai 31 Desember 2020 sekitar 4%. Itu termasuk yang wajib KTP baru,” ujarnya.

Dia pun meminta agar masing-masing Dinas Dukcapil di daerah membuat pengumuman agar masyarakat menunda pengurusan dokumen administrasi kependudukan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumuman masa.

“Kepala dinas dapat membuat pengumuman agar masyarakat menunda dulu pengurusan dokumen hingga dua smapai tiga pekan ke depan,” tuturnya.

Namun begitu dia menyerahkan kebijakan penundaan kepada kepala Dinas Dukcapil di daerah. Dia mengatakan Dinas Dukcapil bisa memberikan pelayanan dokumen kependudukan yang sifatnya genting.

“Urgen itu misalnya untuk masuk sekolah, TNI/Polri, rumah sakit dan BPJS,” tandasnya.

Zudan menuturkan masyarakat bisa mengajukan permohonan dokumen kependudukan secara online. Dimana dokumennya pun akan dikirim online dengan PDF sehingga penduduk bisa mencetak di rumah.

"Aplikasi Dukcapil yang mencetak dokumen dengan kertas HVS A4 80 gram dapat digunakan,” katanya.

Dia pun meminta agar Kantor Diduscapil didisinfektan secara rutin. Termasuk juga alat-alat yang digunakan untuk perekaman. “Petugas pun harus rutin dan sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Begitu juga pemohon. Diupayakan ada thermal gun untuk mengukur suhu tubuh di pintu masuk kantor," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kemendagri: Pemda Harus...
Kemendagri: Pemda Harus Serius Tangani Wabah Virus Corona
Kemendagri Minta Pemda...
Kemendagri Minta Pemda Serius Tangani Wabah Virus Corona
Kemendagri Peringatkan...
Kemendagri Peringatkan Disdukcapil Jangan Tolak Rekam Cetak e-KTP Luar Domisili
Kemendagri Prediksi...
Kemendagri Prediksi Realokasi Anggaran dari Pemda Meningkat
FAO Ingatkan Ancaman...
FAO Ingatkan Ancaman Krisis Pangan, Jokowi Minta Kepala Daerah Antispasi
Realokasi APBD, Belanja...
Realokasi APBD, Belanja Barang/Jasa dan Modal Dirasionalisasi Minimal 50%
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Ganjar-Mahfud Komitmen...
Ganjar-Mahfud Komitmen Lewat E-Budgeting dan E-Planning
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved