Kemendagri Prediksi Realokasi Anggaran dari Pemda Meningkat

Selasa, 14 April 2020 - 10:59 WIB
loading...
Kemendagri Prediksi...
Kemendagri berharap jumlah realokasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) semakin besar nilainya. Foto/SINDOnew
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berharap jumlah realokasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) semakin besar nilainya. Saat ini jumlahnya sudah mencapai Rp55 triliun.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar mengatakan dana Rp55 triliun itu sudah dianggarkan oleh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Jumlah itu diprediksi akan meningkatkan mengingat pemerintah memperpanjang penyampaian hasil penyesuaian APBD menjadi dua minggu.

“Untuk penanganan kesehatan, dampak ekonomi, dan social safety net. Ini kami harapkan angkanya terus bertambah, karena untuk menangani dampak COVID-19 di masyarakat diperlukan keseriusan pemda dan alokasi anggaran yang cukup. Semakin tinggi, semakin baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.com, Selasa (14/4/2020).

Bahtiar menerangkan perpanjangan itu untuk memberikan keleluasaan bagi pemda dalam merumuskan dan menyesuaikan APBD. Itu semua untuk penanganan pandemi COVID-19 yang komprehensif. Realokasi dan refocussing anggaran ditujukan untuk penanganan kesehatan, dampak ekonomi terutama menjaga agar dunia usaha di daerah tetap hidup, dan penyediaan jaring pengaman sosial.

Bahtiar mengungkapkan masih banyak program kegiatan dalam APBD yang bisa direalokasi. Mendagri Tito Karnavian sendiri sudah mengatakan penanganan pandemi COVID-19 ini harus menggunakan strategi yang komprehensif seperti perang.

“Kapasitas kesehatan, jaring pengaman sosial melalui Bansos/Hibah, perlindungan kepada industri dan UKM agar tetap bisa bertahan hidup, serta memperkuat ketahanan pangan dan kebutuhan pokok di seluruh daerah,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Latsar CPNS Kemendagri...
Latsar CPNS Kemendagri Tanamkan Semangat Bela Negara dan Bentuk ASN Profesional
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Rekomendasi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Berita Terkini
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved