18.589 Jamaah Umrah Dipulangkan Bertahap, Terakhir 15 Maret
Rabu, 04 Maret 2020 - 22:02 WIB
18.589 Jamaah Umrah Dipulangkan Bertahap, Terakhir 15 Maret
A
A
A
JAKARTA - Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) mencatat sampai hari ini ada lebih 18 ribu jamaah umrah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi. Mereka adalah jamaah yang berangkat dari Indonesia sebelum dikeluarkannya aturan penangguhan sementara akses masuk ke Arab Saudi.
"Sampai hari ini tercatat ada 18.589 jamaah umrah yang berada di Arab Saudi," ujar Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim di Jakarta, Rabu (4/3/2020). (Baca juga: Saudi Moratorium Umrah, Kemenag Siapkan Sejumlah Opsi Bagi Jamaah )
Menurut Arfi, mereka akan dipulangkan secara bertahap setelah menyelesaikan rangkaian perjalanan dan ibadah umrahnya sesuai paket masing-masing. Untuk hari ini misalnya, data kepulangan tercatat mencapai 4.763 jamaah.
Mereka dibawa oleh 13 maskapai penerbangan, yaitu Air Asia, Citilink, Emirates Airlines, Ethiopian Airlines, Etihad Airways, Flynas Airlines, Garuda Indonesia, Lion Air, Malaysia Airlines, Oman Air, Saudi Arabian Airlines, Srilankan Air, dan Turkish Airlines.
"Sebagian ada yang penerbangan langsung ke beberapa bandara di Indonesia, sebagian lainnya transit di Kualalumpur, Dubai, Addis Ababa, Abu Dhabi, Singapura, Turki, dan Queen Alia," tutur Arfi.
Kasubdit Pengawasan Ibadah Umrah dan Haji Khusus, Noer Aliya Fitra menambahkan berdasarkan data Siskopatuh, pemulangan jamaah umrah Indonesia yang saat ini masih di Saudi berakhir 15 Maret mendatang. "Dari data Siskopatuh, pemulangan terakhir jamaah umrah Indonesia pada 15 Maret 2020," katanya.
Berikut rekap data rencana kepulangan jamaah umrah Indonesia:
1. 4 Maret 2020 : 4.763 jamaah,
2. 5 Maret 2020 : 4.131 jamaah,
3. 6 Maret 2020 : 1.931 jamaah,
4. 7 Maret 2020 : 2.479 jamaah,
5. 8 Maret 2020 : 2.569 jamaah,
6. 9 Maret 2020 : 1.378 jamaah,
7. 10 Maret 2020 : 428 jamaah,
8. 11 Maret 2020 : 286 jamaah,
9. 12 Maret 2020 : 241 jamaah,
10. 13 Maret 2020 : 281 jamaah,
11. 14 Maret 2020 : 14 jamaah, dan
12. 15 Maret 2020 : 88 jamaah.
"Total ada 18.589 jemaah," ucap Nafit.
Kepada seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang masih memberikan pelayanan kepada jemaah di Arab Saudi, Nafit berpesan agar tetap mengawal dan menjaga jamaahnya. "PPIU harus memastikan jemaah mendapatkan layanan sesuai paket dan jiga mendapat perlindungan dari hal-hal yang tidak diinginkan," terangnya. (Baca juga: KJRI Jeddah: Arab Saudi Belum Cabut Penundaan Masuk Jamaah Umrah )
"Keluarga jamaah di Indonesia tetap tenang karena proses pemulangan akan dilakukan sesuai jadwal yang telah direncanakan," tandasnya.
"Sampai hari ini tercatat ada 18.589 jamaah umrah yang berada di Arab Saudi," ujar Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim di Jakarta, Rabu (4/3/2020). (Baca juga: Saudi Moratorium Umrah, Kemenag Siapkan Sejumlah Opsi Bagi Jamaah )
Menurut Arfi, mereka akan dipulangkan secara bertahap setelah menyelesaikan rangkaian perjalanan dan ibadah umrahnya sesuai paket masing-masing. Untuk hari ini misalnya, data kepulangan tercatat mencapai 4.763 jamaah.
Mereka dibawa oleh 13 maskapai penerbangan, yaitu Air Asia, Citilink, Emirates Airlines, Ethiopian Airlines, Etihad Airways, Flynas Airlines, Garuda Indonesia, Lion Air, Malaysia Airlines, Oman Air, Saudi Arabian Airlines, Srilankan Air, dan Turkish Airlines.
"Sebagian ada yang penerbangan langsung ke beberapa bandara di Indonesia, sebagian lainnya transit di Kualalumpur, Dubai, Addis Ababa, Abu Dhabi, Singapura, Turki, dan Queen Alia," tutur Arfi.
Kasubdit Pengawasan Ibadah Umrah dan Haji Khusus, Noer Aliya Fitra menambahkan berdasarkan data Siskopatuh, pemulangan jamaah umrah Indonesia yang saat ini masih di Saudi berakhir 15 Maret mendatang. "Dari data Siskopatuh, pemulangan terakhir jamaah umrah Indonesia pada 15 Maret 2020," katanya.
Berikut rekap data rencana kepulangan jamaah umrah Indonesia:
1. 4 Maret 2020 : 4.763 jamaah,
2. 5 Maret 2020 : 4.131 jamaah,
3. 6 Maret 2020 : 1.931 jamaah,
4. 7 Maret 2020 : 2.479 jamaah,
5. 8 Maret 2020 : 2.569 jamaah,
6. 9 Maret 2020 : 1.378 jamaah,
7. 10 Maret 2020 : 428 jamaah,
8. 11 Maret 2020 : 286 jamaah,
9. 12 Maret 2020 : 241 jamaah,
10. 13 Maret 2020 : 281 jamaah,
11. 14 Maret 2020 : 14 jamaah, dan
12. 15 Maret 2020 : 88 jamaah.
"Total ada 18.589 jemaah," ucap Nafit.
Kepada seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang masih memberikan pelayanan kepada jemaah di Arab Saudi, Nafit berpesan agar tetap mengawal dan menjaga jamaahnya. "PPIU harus memastikan jemaah mendapatkan layanan sesuai paket dan jiga mendapat perlindungan dari hal-hal yang tidak diinginkan," terangnya. (Baca juga: KJRI Jeddah: Arab Saudi Belum Cabut Penundaan Masuk Jamaah Umrah )
"Keluarga jamaah di Indonesia tetap tenang karena proses pemulangan akan dilakukan sesuai jadwal yang telah direncanakan," tandasnya.
(kri)