Pembentukan Badan Otorita Ibu Kota Baru Dinilai Ramai karena Ada Ahok

Rabu, 04 Maret 2020 - 11:30 WIB
Pembentukan Badan Otorita...
Pembentukan Badan Otorita Ibu Kota Baru Dinilai Ramai karena Ada Ahok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat akan menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) untuk membentuk Badan Otorita Ibu Kota baru.

Sejauh ini ada empat nama kandidat 'pimpro' ibu kota baru yang akan berpindah ke Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut. (Baca juga: Masyarakat Kaltim Minta Dilibatkan dalam Pimpinan Badan Otorita Ibu Kota Baru)

Empat orang itu antara lain, Menteri Riset dan Dikti Bambang Brodjonegoro, Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Dirut PT Wika Tumiyana dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menganggap, pembentukan badan itu tepat, untuk memudahkan koordinasi dengan berbagai sektor.

"Terutama hubungan dengan daerah-daerah penyangga ibu kota baru," tutur dia saat dihubungi SINDOnews, Rabu (4/3/2020).

Sementara itu lanjut Adi, soal siapa yang layak mengisi 'pimpro' di otorita baru itu menjadi hak prerogatif presiden.

Dia pun menganggap, nama-nama kandidat yang muncul tentu melalui pertimbangan yang matang karena dianggap bisa memegang tanggung jawab itu. "Paling yang 'ramai' karena ada nama Ahok di situ," ujar analis Politik asal UIN Jakarta itu.
(maf)
Berita Terkait
Presiden Jokowi dan...
Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Berangkat ke IKN Siang Ini
Pemindahan Ibu Kota...
Pemindahan Ibu Kota Negara Solusi Atasi Pertumbuhan Penduduk yang Kian Padat
Jokowi soal IKN: Mestinya...
Jokowi soal IKN: Mestinya Tidak Dipertentangkan Lagi
Jokowi Umumkan Logo...
Jokowi Umumkan Logo IKN: Pohon Hayat
Isu Reshuffle Kabinet,...
Isu Reshuffle Kabinet, PPP: Suharso Masih Ditugaskan Kawal Ibu Kota Baru
Bangun IKN Nusantara,...
Bangun IKN Nusantara, Jokowi: Kita Jadikan Show Case Transformasi
Berita Terkini
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Infografis
Rusia Sekarang Dapat...
Rusia Sekarang Dapat Menyerang 3 Ibu Kota Sekutu NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved