Dua Orang Kena Corona, DPR: Pemeriksaan di Bandara Tak Maksimal

Senin, 02 Maret 2020 - 13:41 WIB
Dua Orang Kena Corona,...
Dua Orang Kena Corona, DPR: Pemeriksaan di Bandara Tak Maksimal
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah, segera melakukan langkah yang diperlukan terkait dengan temuan dua WNI yang positif terkena virus corona.

Pasalnya, temuan tersebut dikhawatirkan menimbulkan kepanikan di masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu mengantisipasi agar masyarakat tetap tenang dan bisa menjaga lingkungannya agar tidak terjangkit.

(Baca juga: Corona Masuk Indonesia, Ini Kronologi Tertularnya Dua Warga Depok)

Selain itu, pemerintah diminta bersungguh-sungguh melakukan perawatan kepada dua orang yang terjangkit. Pemerintah dinilai harus membuktikan kalau Indonesia mampu merawat dan menyembuhkan mereka.

Sebab, hal itu sejalan dengan pernyataan pemerintah selama ini. "Kemarin-kemarin, pemerintah menyatakan belum menemukan. Sekarang, sudah terbukti ternyata ada yang terinfeksi," kata Saleh dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Senin (2/3/2020).

"Pekerjaan pemerintah tentu akan menjadi lebih banyak. Termasuk bagaimana menenangkan masyarakat sekaligus melakukan sosialisasi massif agar mereka terhindar dari virus berbahaya itu," tambahnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, pemerintah kan selalu menyebut sudah siap untuk menghadapi virus Corona. Bahkan, katanya alat-alat yang dimiliki sudah berstandar WHO.

"Sekarang saatnya membuktikan kalau alat dan para ahli kita mampu bekerja secara optimal," ungkap mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Dia mengatakan, Negara lain juga melakukan penjagaan ketat. Bahkan, kata dia, Arab Saudi pun sudah melarang penduduk negara-negara tertentu untuk umrah.

Dia berpendapat, seharusnya Indonesia juga bisa melakukan hal yang sama. Di lain pihak, ujar dia, pemerintah Indonesia perlu semakin menjaga pintu-pintu masuk Indonesia.

Sebab, penyebaran virus ini ternyata dibawa oleh orang asing yang datang ke Indonesia. Karena itu, harus ada upaya ketat untuk menjaga agar tidak ada orang terinfeksi yang masuk ke Indonesia.

"Saya mendapat komplain dari medsos. Katanya, pemeriksaan di bandara tidak maksimal. Alat yang digunakan sangat manual sekali. Tentu ini harus diseriusi pemerintah. Tidak boleh dianggap remeh. Komplain seperti itu adalah bagian dari kekhawatiran masyarakat," pungkasnya.

Adapun dua WNI yang terkena virus Corona itu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dua warga Depok itu tertular setelah bertemu dengan orang Jepang di Jakarta.
(maf)
Berita Terkait
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Gelar Diskusi Virtual,...
Gelar Diskusi Virtual, Puan Ajak Parlemen Internasional Lawan Corona
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Minta Kemenpora...
DPR Minta Kemenpora Lindungi Atlet dari Ancaman Corona
Eksistensi Satgas Lawan...
Eksistensi Satgas Lawan Pandemi DPR Dinilai Efektif Tekan Corona
Fokus Penanganan Corona,...
Fokus Penanganan Corona, Baleg DPR Realistis Capaian Prolegnas 2020
Berita Terkini
Mahfud MD: Pelimpahan...
Mahfud MD: Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Dalam KUHAP
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Indonesia Darurat Korupsi,...
Indonesia Darurat Korupsi, Senator Filep Desak RUU Perampasan Aset Disahkan
4 Kombes Pol Dimutasi...
4 Kombes Pol Dimutasi Jadi Penyidik Kortas Tipidkor pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved