Moratorium Umrah, Politikus PKB Ajak Umat Islam Doakan Corona Berakhir
Kamis, 27 Februari 2020 - 12:14 WIB
Moratorium Umrah, Politikus PKB Ajak Umat Islam Doakan Corona Berakhir
A
A
A
JAKARTA - Keputusan Pemerintah Arab Saudi yang menangguhkan sementara semua perjalanan umrah termasuk kunjungan ke Masjid Nabawi di Madinah tidak dipersoalkan oleh Anggota Komisi VIII DPR, Maman Imanulhaq. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memahaminya.
"Kami memahami instruksi Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi untuk mencegah kedatangan virus Corona baru, termasuk langkah pencegahan, masuknya warga non-Saudi ke Kerajaan untuk tujuan Umrah," ujar Maman Imanulhaq kepada SINDOnews, Kamis (27/2/2020). (Baca juga: Politikus PDIP Harap Calon Jamaah Pahami Keputusan Arab Larang Umrah )
Maman mengatakan penangguhan penerbitan visa umrah oleh hak otoritatif Arab Saudi tidak bisa ditolak. "Dan ini harus tersosialisasikan dengan baik kepada travel dan agen penyelenggara umrah agar tidak terjadi kesalahpahaman jamaah yang sudah lunas biaya umrah dan siap untuk berangkat," jelas Legislator asal Dapil Jawa Barat IX ini.
Maman pun berharap, semua umat Islam terutama yang mau melaksanakan umrah, umrah Ramadhan dan ibadah haji terus berdoa agar kasus Corona itu segera berakhir. "Sehingga Arab Saudi bisa membuka kembali layanan Visa dan aman dikunjungi jamaah," ucapnya.
Adapun keputusan Arab Saudi itu diambil untuk mencegah masuknya wabah virus Corona. Keputusan larangan sementara itu diumumkan secara resmi oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi di Twitter pada Kamis 27 Februari 2020 dini hari. Dalam pengumumannya, Pemerintah Arab Saudi mengaku khawatir pada penyebaran penyakit COVID-19 asal Wuhan, China. (Baca juga: Imbas Moratorium dari Arab Saudi, Kemenag Hentikan Pengajuan Visa Umrah )
"Kami memahami instruksi Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi untuk mencegah kedatangan virus Corona baru, termasuk langkah pencegahan, masuknya warga non-Saudi ke Kerajaan untuk tujuan Umrah," ujar Maman Imanulhaq kepada SINDOnews, Kamis (27/2/2020). (Baca juga: Politikus PDIP Harap Calon Jamaah Pahami Keputusan Arab Larang Umrah )
Maman mengatakan penangguhan penerbitan visa umrah oleh hak otoritatif Arab Saudi tidak bisa ditolak. "Dan ini harus tersosialisasikan dengan baik kepada travel dan agen penyelenggara umrah agar tidak terjadi kesalahpahaman jamaah yang sudah lunas biaya umrah dan siap untuk berangkat," jelas Legislator asal Dapil Jawa Barat IX ini.
Maman pun berharap, semua umat Islam terutama yang mau melaksanakan umrah, umrah Ramadhan dan ibadah haji terus berdoa agar kasus Corona itu segera berakhir. "Sehingga Arab Saudi bisa membuka kembali layanan Visa dan aman dikunjungi jamaah," ucapnya.
Adapun keputusan Arab Saudi itu diambil untuk mencegah masuknya wabah virus Corona. Keputusan larangan sementara itu diumumkan secara resmi oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi di Twitter pada Kamis 27 Februari 2020 dini hari. Dalam pengumumannya, Pemerintah Arab Saudi mengaku khawatir pada penyebaran penyakit COVID-19 asal Wuhan, China. (Baca juga: Imbas Moratorium dari Arab Saudi, Kemenag Hentikan Pengajuan Visa Umrah )
(kri)