Pemerintah Perlu Pantau Arus Orang maupun Barang dari China

Senin, 27 Januari 2020 - 12:53 WIB
Pemerintah Perlu Pantau...
Pemerintah Perlu Pantau Arus Orang maupun Barang dari China
A A A
JAKARTA - Komisi IX DPR meminta pemerintah terus melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah masuknya virus Corona (2019-nCov) ke Indonesia. Di antaranya, dengan memantau secara ketat arus orang dan barang dari dan menuju China, serta memantau keberadaan WNI di negara yang sudah terjangkit virus tersebut.

“Saya mendesak untuk segera melakukan langkah-langkah antisipatif agar virus tersebut tidak masuk ke Indonesia. Dalam konteks itu, pintu-pintu masuk ke Indonesia diharapkan dapat diawasi secara ketat,” ujar Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay saat dihubungi, Senin (27/1/2020). (Baca juga: Ahli Mikrobiologi Pastikan Virus Corona Kebal Antibiotik )

Saleh meminta pemerintah Indonesia dapat bekerja sama dengan Pemerintah China untuk memantau pergerakan lalu lintas barang dan orang dari dan menuju China. Kerja sama seperti ini diperlukan agar virus tersebut tidak dengan mudah menyebar ke Indonesia.

“Sebagai anggota komunitas global, Pemerintah China tentu senang bekerja sama dengan pihak manapun sebagai wujud dari tanggung jawab kemanusiaan,” imbuhnya.

Kemudian, sambung Wakil Ketua Fraksi PAN DPR ini, pemerintah lewat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) perlu terus memantau keberadaan WNI yang sedang berada di luar negeri. Khususnya, bagi WNI yang berada di negara dimana virus ini sudah menyebar.

“Keselamatan WNI di sana tentu juga menjadi tanggung jawab pemerintah,” tegas Saleh. (Baca juga: China: Kemampuan Penularan Virus Corona Terus Menguat )

Jika ada suspect tertular virus Corona, Saleh menjelaskan, perlu dilakukan pencegahan dan apabila benar terbukti tertular, perlu segera dikarantina dan dilakukan tindakan-tindakan yang diperlukan agar tidak meluas dan menginveksi yang lain. Pemerintah juga perlu melakukan sosialisasi terkait virus yang tergolong baru ini.

“Sosialisasi ditujukan agar masyarakat secara bersama-sama dapat menghindari agar tidak tertular. Semakin baik masyarakat mengenal bahaya virus ini, semakin baik persiapan mereka untuk menghindarinya,” terangnya.

Selain itu, dia menambahkan, pemerintah perlu segera menyiapkan rumah-rumah sakit (RS) khusus yang dapat menangani virus Corona. Keberadaan RS itu selanjutnya perlu diumumkan ke masyarakat sehingga, mereka bisa langsung membawa suspect atau orang yang diduga tertular virus Corona ke RS tersebut. (Baca juga: Pemerintah Diminta Tak Anggap Remeh Virus Corona )

“Pemerintah juga perlu menghimbau masyarakat agar tidak panik. Jika ada anggota keluarganya yang sakit dan diduga tertular virus ini, diminta untuk segera dibawa ke rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan lainnya. Untuk saat ini, hanya dokter dan paramedis yang diharapkan dapat menangani dan mengambil tindakan yang diperlukan,” tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Gelar Diskusi Virtual,...
Gelar Diskusi Virtual, Puan Ajak Parlemen Internasional Lawan Corona
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
Eksistensi Satgas Lawan...
Eksistensi Satgas Lawan Pandemi DPR Dinilai Efektif Tekan Corona
DPR Minta Kemenpora...
DPR Minta Kemenpora Lindungi Atlet dari Ancaman Corona
Pengamat: Kritik Najwa...
Pengamat: Kritik Najwa Shihab Biasa Saja, DPR Tunjukkan Saja Kinerjanya
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Destinasi Wisata Perang...
Destinasi Wisata Perang di Rusia Diminati Turis dari China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved