Jaga Natuna, Luhut dan Prabowo Perkuat Bakamla dengan Kapal Ocean Going

Jum'at, 17 Januari 2020 - 17:08 WIB
Jaga Natuna, Luhut dan...
Jaga Natuna, Luhut dan Prabowo Perkuat Bakamla dengan Kapal Ocean Going
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan memperkuat Badan Keamanan Laut (Bakamla) guna mengamankan perairan Indonesia dari berbagai ancaman.

Hal itu dimulai dengan pembelian kapal coast guard untuk Bakamla, tujuannya untuk menjaga perairan di Natuna yang belum lama ini didatangi kapal-kapal ilegal dari China. (Baca juga: Prabowo Ajak Menhan China Selesaikan Konflik Natuna)

Luhut mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah membeli Kapal Ocean Going dari Denmark untuk menjaga wilayah perairan Indonesia. "Mengenai kapal, memang betul Pak Prabowo, saya lihat untuk Angkatan Laut sudah beli (kapal) Ocean Going dari Denmark, itu memang Kapal Ocean Going yang 138 meter bisa sampai 150 meter. Jadi dia akan bisa berlayar free guard ini di laut bebas," ujar Luhut di kantornya, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Luhut juga menyayangkan Indonesia sama sekali belum memiliki kapal coast guard untuk melakukan patroli dan penjagaan laut Indonesia. "Kita itu selama 72 tahun merdeka belum punya Ocean Going. Nah sekarang ini nanti kalau Bakamla ini selesai kita juga pingin nanti Bakamla punya seperti itu, bukan free guard tapi sekelas itu supaya kapal coast guard kita berlayar di Natuna," kata Luhut. (Baca juga: Pemerintah Harus Tunjukkan ke Dunia Wilayah Natuna Milik Indonesia)


Luhut menambahkan, nantinya Bakamla juga akan diperkuat melalui peraturan perundang-undangan Omnibus Law. Untuk saat ini, peraturan tersebut masih digodok oleh pemerintah. "Kita berharap ini Omnibus Law yang pertama masuk ke parlemen minggu depan, nanti butuh tiga bulan, setelah itu kita ajukan lagi Omnibus menyangkut masalah Bakamla. Jadi, kewenangan itu intinya kita mau coast guard seperti negara lain. Jadi, ga ada yang aneh aneh, selama ini posisi itu tidak terlalu pas," jelasnya.

(cip)
Berita Terkait
Jokowi Teken Perpres...
Jokowi Teken Perpres Natuna, Pengamat: Payung Hukum bagi Kemhan dan TNI Perkuat Keamanan
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Pemerintah Diminta Tak...
Pemerintah Diminta Tak Rekrut Kelompok Radikal dan Intoleran Masuk Komcad
Bakamla Usir Kapal Coast...
Bakamla Usir Kapal Coast Guard China di Laut Natuna Utara
Bertemu Menhan Prabowo,...
Bertemu Menhan Prabowo, Kepala Bakamla Bahas Strategi Keamanan
Bertemu Menhan Australia,...
Bertemu Menhan Australia, Prabowo Bahas Keamanan Regional dan Global
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved