Mahfud MD Tegaskan Pelaksanaan Hukuman Mati Harus Selektif

Kamis, 26 Desember 2019 - 16:19 WIB
Mahfud MD Tegaskan Pelaksanaan...
Mahfud MD Tegaskan Pelaksanaan Hukuman Mati Harus Selektif
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menegaskan, bahwa pelaksanaan hukuman mati harus dilaksanakan dengan perhatian khusus dan komprehensif.

"Persoalan hukuman mati masih kontroversial. Sehingga harus dilakukan dengan sangat selektif," ungkap Mahfud dalam Temu Pers Akhir Tahun Bersama, di Jakarta (26/12/2019).

"Hukuman mati sekarang ada 27 atau 28 orang terpidana. Mereka sudah inkracht, itu dalam arti sudah kasasi kemudian sudah PK berkali-kali juga. Oleh sebab itu, pelaksanaan hukuman mati nanti kita akan melihat situasi juga," tambahnya.

(Baca juga: Temui Menko Polhukam, Ketua KY Bahas Penegakan Hukum)

Mahfud menjelaskan, pelaksanaannya hukuman mati karena menyangkut beberapa persoalan yakni hak asasi manusia (HAM), kepentingan hukum, dan kepentingan internasional.

"Sangat selektif itu pertama menyangkut soal kemanusiaan, kemudian menyangkut soal kepentingan hukumnya, menyangkut kepentingan internasionalnya. Itu harus sangat selektif," jelas Mahfud.

Tetapi kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini, hukuman mati ini sesuai dengan konstitusi. "Hukuman mati di Indonesia masih berlaku secara sah dan secara konstitusi,” tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Respons Hukuman Mati...
Respons Hukuman Mati Koruptor, Pakar Hukum Henry: Harus Dibarengi Perbaikan Sistem
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Hukuman Mati: Pilihan...
Hukuman Mati: Pilihan Hukum yang Dilematis
Tegas! Vietnam Hukum...
Tegas! Vietnam Hukum Mati Pengusaha Pelaku Megakorupsi
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Saatnya Hukuman Mati...
Saatnya Hukuman Mati bagi Koruptor
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved