Satu WNI Masih Disandera, Mahfud MD: Moga Operasi Penyelamatan Lancar

Senin, 23 Desember 2019 - 09:44 WIB
Satu WNI Masih Disandera,...
Satu WNI Masih Disandera, Mahfud MD: Moga Operasi Penyelamatan Lancar
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan kelompok Abu Sayyaf di Filipina masih menyandera satu dari tiga nelayan warga warga negara Indonesia (WNI). Pemerintah Filipina saat ini masih melakukan perburuan terhadap kelompok tersebut.

"Pihak Kemenlu RI dan tim pemburu kita mengonfirmasi bahwa saat ini sedang dilakukan pengejaran kepada kelompok Abu Sayyaf yang masih menyandera Farhan. Mohon doanya agar operasi penyelamatan berjalan lancar dan meminimalisir korban," ujar Mahfud menginformasikan melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd, Minggu 22 Desember 2019.

Sementara itu dua nelayan lainnya, Saimun dan Maharuddin telah berhasil dibebaskan pada Minggu 22 Desember 2019

"Rapat terbatas Polhukam 17 Desember 2019 menyepakati perburuan lebih intensif dan terukur untuk membebaskan tiga WNI yang disandera Abu Sayyaf di Filipina. Alhamdulillah, hari ini dua dari tiga tersandera bisa dibebaskan. Ini berkat kerja sama Pemerintah Indonesia dan Philippina. Dua orang penyandera tewas," kata mantan Menteri Pertahanan era Presiden Abdurrahman Wahid ini.

Dia mengungkapkan dalam upaya pembebasa para sandera, dua penyandera dan satu prajurit tewas. Sementara Farhan dibawa oleh para penyandera.

Tiga nelayan itu disandera kelompok Abu Sayyaf di Perairan Malaysia dekat ujung selatan Mindanao, Filipina, September lalu. Belum lama ini penyandera sempat meminta tebusan Rp8 miliar untuk membebaskan sandera.
(kri)
Berita Terkait
Usai Dilantik, Menko...
Usai Dilantik, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Temui Mahfud MD
Kunjungi Kopassus, Mahfud...
Kunjungi Kopassus, Mahfud Tegaskan TNI Akan Dilibatkan Tangani Terorisme
Perpres Pelibatkan TNI...
Perpres Pelibatkan TNI dalam Pemberantasan Terorisme Bikin Gaduh
968 Polisi Amankan Aksi...
968 Polisi Amankan Aksi 266 di Kantor Kemenag dan Kemenko Polhukam
Polri Selidiki Informasi...
Polri Selidiki Informasi Mahfud MD soal Pemuda Dilatih Khusus Meneror Penjabat VVIP
Djanedjri M Gaffar Diangkat...
Djanedjri M Gaffar Diangkat Jadi Deputi Kesbang Kemenko Polhukam
Berita Terkini
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved