Jokowi Berharap Pimpinan Baru KPK Berantas Korupsi Secara Sistematis

Jum'at, 20 Desember 2019 - 21:22 WIB
Jokowi Berharap Pimpinan...
Jokowi Berharap Pimpinan Baru KPK Berantas Korupsi Secara Sistematis
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan harapannya terhadap pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Harapannya adalah agar pemberantasan korupsi dilakukan secara sistematis.

“Saya berharap sekali lagi penguatan KPK itu betul-betul nyata. Pemberantasan korupsi bisa sistematis, sehingga betul-betul memberikan dampak ekonomi bagi negara kita,” kata Jokowi di Istana Negara, Jumat (20/12/2019). (Baca juga: Bamsoet: Pimpinan KPK Harus Jawab Keraguan Publik)

Seperti diketahui para pimpinan KPK yakni Firli Bahuri, Nawawi Pomolango, Lili Pintouli Siregar, Nurul Ghufron, dan Alexander Marwata resmi menjabat sebagai pimpinan KPK periode 2019-2023. Kelima Pimpinan KPK tersebut diambil sumpah dihadapan Presiden Jokowi. “Saya meyakini Insyaallah beliau-beliau, Ketua KPK dan Komisioner KPK bisa membawa KPK yang baik dengan didampingi Dewas KPK,” tuturnya.

Saat ditanyakan target bagi pimpinan KPK, Jokowi enggan menjawabnya. Dia menilai KPK merupakan lembaga independen.

Sementara itu Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, tidak ada pesan khusus dari Presiden Jokowi kepada Komisioner KPK. Dia mengatakan presiden hanya menyampaikan program besar nasional. “Beliau menyampaikan peta besar program nasional dalam rangka mencapai tujuan nasional. Itu yang harus disampaikan. Hanya itu. Program kita tetap fokus pada pemberantasan korupsi, tetap,” ujarnya.

Ditanyakan apakah akan mengundurkan diri dari kepolisian, Firli tak menjawab dengan jelas. “Saya mengabdi untuk bangsa dan negara, bukan ke orang per orang tapi saya mengabdi untuk rakyat, bangsa dan negara,” ungkapnya.

Untuk jangka pendek, dia ingin membangun KPK lebih baik. Terkait fokus kerja KPK dia menegaskan akan melaksanakan tugas sebagaimana perintah undang-undanng. “Tidak ada fokus-fokus kayak gitu (pencegahan atau penindakan). Anda baca pasal 6 UU 19/2019, tugas pokoknya ada enam. Itu kita laksanakan semua,” paparnya.
(cip)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Jokowi Diminta Cari Menteri yang Mau Bekerja
Korupsi Makin Masif,...
Korupsi Makin Masif, Jokowi Didesak Benahi Bidang Penindakan dan Pencegahan
Tiga Hal yang Bakal...
Tiga Hal yang Bakal Mengubah Pola Pemberantasan Korupsi
Ancam Hukum Mati, Pengamat:...
Ancam Hukum Mati, Pengamat: KPK Sangat Strategis dalam Penanganan Corona
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Novel Baswedan: Pidato...
Novel Baswedan: Pidato Presiden Jokowi Telah Membebaskan Kami
Berita Terkini
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved