Masuk Musim Penghujan, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Bencana

Sabtu, 14 Desember 2019 - 08:08 WIB
Masuk Musim Penghujan,...
Masuk Musim Penghujan, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Bencana
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan tahun 2019/2020 untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jateng akan didominasi mulai akhir November dan awal Desember.

Kepala bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Hary Djatmiko mengatakan puncak musim hujan tahun 2019/2020 untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jateng Bali, NTB, NTT di mana terjadi di bulan Februari 2020. Sedangkan untuk wilayah Jabar, DIY, Jatim, Sulawesi, Papua dan Kalimantan pada bulan Maret 2020.

Pihaknya pun meminta warga mewaspadai bencana yang menyertai saat musim hujan tiba. "Melakukan pengecekan dan pembersihan saluran air (drainase) untuk mengantisipasi kejadian genangan maupun banjir terutama daerah-daerah yang menjadi langganan seperti wilayah yang berada di daerah aliran kali/sungai, daerah cekungan maupun daerah pesisir," ujar Hary ketika dihubungi SINDOnews, Jumat (13/12/2019).

Kewaspadaan longsor terutama wilayah-wilayah yang berada di daerah dengan tingkat bergerakan tanahnya tinggi seperti perbukitan, lereng-lereng dan pegunungan. "Bagi masyarakat yang sedang berkendara baik beroda dua maupun lebih waspada jalan licin dan jarak pandang yang terbatas diimbau untuk berlindung di bangunan yang kuat dan kokoh tidak disarankan berlindung di bawah pohon," lanjutnya.

Terkait dengan kilat/petir yang menyertai hujan perlu dilakukan pengecekan kelistrikan baik di rumah maupun bangunan yang lainnya. Dia mengimbau untuk berlindung di bangunan yang kuat dan kokoh tidak disarankan berlindung di bawah pohon untuk menghindari adanya sambaran petir.

Terkait dengan angin kencang yang menyertai hujan, warga bisa merapikan bagian pohon-pohon besar dan tinggi untuk mengurangi beban berat pada pohon tersebut. "Melakukan pengecekan kualitas pohon (yang lapuk atau tidak). Melakukan pengecekan dan penguatan bagian atap dari bangunan semi permanen dan non permanen. Melakukan pengecekan dan penguatan bagian bangunan konstruksi seperti baliho, papan reklame dan lain-lain," jelasnya.

"Hal-hal tersebut di atas perlu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti hujan es, pohon tumbang dan lainnya," tutupnya.
(cip)
Berita Terkait
BMKG Peringatkan Potensi...
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di 27 Provinsi Sepekan ke Depan
Penjelasan BMKG Terkait...
Penjelasan BMKG Terkait Udara Panas Beberapa Hari Terakhir
Potensi Cuaca Ekstrem,...
Potensi Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Pemudik Lebih Waspada
Cuaca Ekstrem, BMKG:...
Cuaca Ekstrem, BMKG: Besok Jakarta Berstatus Level Siaga
Waspada! 19 Provinsi...
Waspada! 19 Provinsi Ini Berpotensi Cuaca Ekstrem
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Periode Transisi
Berita Terkini
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Terungkap Alasan Roy...
Terungkap Alasan Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi soal Pasal Penetapan Tersangka
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Optimistis Irjen Wibowo Tingkatkan Pelayanan Korlantas Semakin Modern
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
Daftar Kapolda Baru...
Daftar Kapolda Baru yang Dilantik Kapolri pada Juli 2026, Ada Irjen Pipit Rismanto
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved