DPR Dukung Pergeseran Anggaran Rp12,9 M untuk Blangko E-KTP 2019

Selasa, 26 November 2019 - 19:15 WIB
DPR Dukung Pergeseran...
DPR Dukung Pergeseran Anggaran Rp12,9 M untuk Blangko E-KTP 2019
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluhkan kurangnya anggaran untuk memenuhi kebutuhan blangko e-KTP lantaran anggaran Kemendagri terus dikurangi. Untuk akhir 2019 saja, Kemendagri kekurangan anggaran untuk 7,4 juta keping blangko e-KTP.

Namun, Kemendagri hanya meminta pergeseran anggaran untuk 1,5 juta keping KTP-el yang kemudian disetujui oleh Komisi II DPR.

“Komisi II DPR menyetujui pergeseran pagu anggaran di Kemendagri tahun anggaran 2019 sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebesar Rp12,9 miliar dari yang diajukan oleh Kemendagri sebesar Rp15,9 miliar yang akan dialokasikan untuk pemenuhan blangko e-KTP tahun 2019, sebanyak kurang lebih 1,5 juta keping,” ujar Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung membacakan Kesimpulan Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Kemudian, lanjut Doli, adapun kekurangan sebesar Rp3 miliar akan dipenuhi dari penataan anggaran internal Ditjen Dukcapil Kemendagri dengan beberapa catatan. Pertama, Komisi II meminta pergeseran pagu anggaran tersebut digunakan secara efektif untuk pemenuhan blangko e-KTP.

Kedua, Komisi II meminta Kemendagri agar pergeseran anggaran tahun 2019 tidak menurunkan kinerja pada masing-masing komponen dan satuan kerja yang anggarannya dikurangi atau direlokasi. Ketiga, lanjut Doli, Komisi II mendorong Kemendagri untuk menyusun sistem perencanaan anggaran yang lebih akuran agar alokasi anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Keempat, Komisi II meminta kepada Kemendagri agar lebih mengoptimalkan koordinasi dengan Kemenkeu terkait perkiraan kebutuhan anggaran untuk memenuhi kebutuhan blangko e-KTP setiap tahunnya, untuk selanjutnya dibahas bersama Komisi II DPR,” tuturnya.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian memaparkan bahwa untuk akhir 2019, Kemendagri membutuhkan anggaran untuk 11 juta keping blangko e-KTP dengan rincian 8 juta keping untuk reguler dan 3 juta keping untuk pemekaran wilayah termasuk pemekaran RT/RW. Yang terpenuhi hanya 3,5 juta keping dengan anggaran Rp37,6 miliar sementara, yang belum terpenuhi sebanyak 7,4 juta keping dengan anggaran Rp78,6 miliar.

Kemendagri sudah mengajukan usulan tambahan anggaran kepada Menkeu melalui surat tertanggal 12 Agustus 2018 namun, pada 1 Oktober Menkeu mengirim surat yang menolak usulan tambahan anggaran Kemendagri. Dalam surat itu juga tertulis bahwa jika ada kebutuhan blangko e-KTP yang dianggap prioritas, itu bisa dipenuhi melalui optimalisasi anggaran internal Kemendagri.

“Karena itu, Kemendagri meminta persetujuan Komisi II DPR untuk optimalisasi anggaran internal Kemendagri untuk 1,5 juta keping blangko e-KTP,” papar Tito.
(kri)
Berita Terkait
Kemendagri Peringatkan...
Kemendagri Peringatkan Disdukcapil Jangan Tolak Rekam Cetak e-KTP Luar Domisili
DPR dan Pemerintah Sepakat...
DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Ditunda Sampai Desember 2020
Diharapkan Bisa Terus...
Diharapkan Bisa Terus Turunkan Kasus Corona, DPR Dukung PPKM Skala Mikro
Kemendagri Beri Akses...
Kemendagri Beri Akses Data ke Pinjol, DPR: Belum Ada Regulasi Perlindungan Data
Lebih Mudah Kroscek,...
Lebih Mudah Kroscek, Komisi II DPR Usul Vaksinasi Pakai E-KTP
Lift Macet, Anggota...
Lift Macet, Anggota DPR dan Staf Terjebak di Lantai 10 Gedung Parlemen
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved