Tangkal Radikalisme, BNPT: Menag Akan Terjunkan 260 Ribu Penceramah

Kamis, 21 November 2019 - 17:58 WIB
Tangkal Radikalisme,...
Tangkal Radikalisme, BNPT: Menag Akan Terjunkan 260 Ribu Penceramah
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius menyebut bahwa Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi akan menerjunkan 260 ribu penceramah untuk menangkal radikalisme.

Hal ini disampaikan oleh Menag saat rapat koordinasi penanggulangan terorisme yang dipimpin oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin beberapa waktu lalu. Tak hanya Menag, kementerian lain juga akan melakukan tindakan terkait terorisme.

“Pak Menteri Agama mengatakan pada saat bertemu wapres itu kita punya 260 ribu penceramah dan akan kita aktifkan itu. Kita akan tentukan dimana saja titik-titik prioritas, mudah mudahan ini adalah hal yang sangat baik,” kata Suhardi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Kemudian, lanjut Suhardi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbud Dikti) juga akan memanfaatkan teknologi dan informasi yang sudah luar bisa mempengaruhi kehidupan. Kemendikbud Dikti akan mencari pola pendidikan yang pas dengan memanfaatkan teknologi informasi.

“Satu bagaimana kurikulumnya, bagaimana pendidikan karakternya bisa kita bangun. Mungkin kita potret lagi bahan bahan ajarannya dan itu akan kita komunikasikan, sehingga masyarakat betul-betul siap menghadapi dinamika perkembangan zaman tanpa harus tertutup,” terangnya.

“Kenapa? Dunia sudah terbuka, dunia dalam genggaman, kita sudah tersambung dengan separuh penduduk dunia ini yang perlu ini kan kaitannya dengan kementerian dan lembaga,” imbuh Suhardi.

Selain itu, Suhardi melanjutkan, Mendagri juga sudah membuat perintah untuk jajaran institusinya sampai ke tingkat RT/RW bahwa mereka semua punya kewajiban perihal terorisme ini, bukan sekedar awarness atau kesadaran saja.

“Artinya, mereka (aparat pemerintahan desa) juga punya tindak kewajiban jangan cuma nggak punya awarnes, wajib melaporkan ketika ada hal yang tidak lazim atau membahayakan. Itu harus cepat dikomunikasikan dengan aparat. Itu bagian daripada kita punya imunitas, megaktifkan lagi agar program BNPT sampai ke semua, kan kita kadang terbatas,” tandasnya.
(pur)
Berita Terkait
Pendanaan Terorisme...
Pendanaan Terorisme Kian Canggih, Berubah Seiring Perkembangan Teknologi
Gelar Doa 19 Tahun Peristiwa...
Gelar Doa 19 Tahun Peristiwa Bom Bali, Kepala BNPT: Terorisme Musuh Bersama
Mendekap Para Korban...
Mendekap Para Korban Terorisme Seutuhnya
6 Teror Bom di Indonesia...
6 Teror Bom di Indonesia Paling Menyita Perhatian Internasional
BNPT Beberkan 5 Langkah...
BNPT Beberkan 5 Langkah Memutus Pendanaan Teror Berkedok Lembaga Amal
LPSK Berikan Kompensasi...
LPSK Berikan Kompensasi Rp6,1 Miliar untuk 43 Korban Terorisme Poso, Bom Bali I, dan II
Berita Terkini
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved