PDIP Sebut Pemerintah Berpeluang Terapkan Dua Sistem Pilkada

Selasa, 19 November 2019 - 20:51 WIB
PDIP Sebut Pemerintah...
PDIP Sebut Pemerintah Berpeluang Terapkan Dua Sistem Pilkada
A A A
JAKARTA - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, pemerintah bisa saja melakukan pilkada secara asimetris sebagai bagian dari evaluasi pilkada langsung sesuai cara pandang Mendagri Tito Karnavian.

Asimetris dalam artian negara bakal menerapkan dua sistem pemilihan yang berbeda tergantung daerah. Jadi di daerah yang berdasarkan skornya memiliki tingkat kedewasaan berdemokrasi tinggi, maka pilkada langsung bisa dilaksanakan.

”Sementara di tempat yang tingkat kedewesaannya rendah dan memiliki potensi konflik tinggi maka di daerah tersebut dengan hikmat kebijaksanaan, kita galakkan pemilu asimetris," ujar Hasto, Selasa (19/11/2019).

Hasto mengaku sangat mendukung wacana yang dilontarkan Mendagri Tito Karnavian untuk melakukan evaluasi pilkada. Sebab dari berbagai masukan dan pengalaman, tak bisa dihindari pilkada langsung berpotensi memecah belah masyarakat.

Ditambah pilkada langsung cenderung berbiaya tinggi sehingga kerap kali pilkada langsung menghadirkan bohir-bohir tertentu untuk membiayai pertarungan antarcalon. Dampaknya, ketika pemenang pilkada menjabat, eksploitasi sumber daya alam daerah terjadi demi membayar kembali biaya pilkada dimaksud. Pada titik tertentu, hal demikian justru berseberangan dengan esensi pilkada dan demokrasi yang seharusnya adalah oleh dan untuk rakyat.

"Itu karena kepentingan investor politik sehingga di daerah dilakukan berbagai eksploitasi alam luar biasa. Mengeruk kekayaan alam kita luar biasa karena pilkada dengan biaya politik mahal," ujar Hasto.

Selama ini, PDI Perjuangan menyiasati kondisi itu dengan semaksimal mungkin mendorong perwujudan semangat gotong royong di antara kadernya. Sehingga modal untuk maju di pilkada dipikul bersama oleh kader partai.

Pada kesempatan itu, Hasto juga bicara soal strategi pada Pilkada serentak 2020. Dimana pihaknya akan memaksimalkan kader sendiri untuk diusung menjadi calon kepala daerah.

"Pilkada serentak 2020 menjadi momentum kita membawa kader partai terbaik sebagai calon kepala daerah yang akan kita perjuangkan dengan strategi yang tepat," tandasnya.
(cip)
Berita Terkait
PDIP Daftarkan Serentak...
PDIP Daftarkan Serentak Seluruh Paslon Pilkada pada 4 September
Eks Wakil Ketua TPN...
Eks Wakil Ketua TPN Jadi LO PDIP untuk Pilkada Serentak Kaltim
Menjalankan Demokrasi...
Menjalankan Demokrasi di Tengah Pandemi COVID-19
PDIP Patok Target Tinggi...
PDIP Patok Target Tinggi Menangi Pilkada Serentak 2020
Menangkan Pilkada Serentak,...
Menangkan Pilkada Serentak, PDIP Terapkan Strategi Gotong Royong
Dilan-Adnan dan Rahman...
Dilan-Adnan dan Rahman Assegaf Resmi Jadi Jagoan PDI Perjuangan
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Ruas Tol Ini Terapkan...
Ruas Tol Ini Terapkan Sistem Ganjil-Genap Saat Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved