Komisi I DPR Gelar Rapat Perdana dengan Menhan Prabowo Subianto
Senin, 11 November 2019 - 09:46 WIB
Komisi I DPR Gelar Rapat Perdana dengan Menhan Prabowo Subianto
A
A
A
JAKARTA - Komisi I DPR menjadwalkan rapat kerja perdana dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, hari ini. Rapat yang dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB nanti membahas rencana kerja Kementerian Pertahanan (Kemhan) Tahun 2020 beserta dukungan anggarannya serta pembahasan isu-isu aktual.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari berharap, apa yang telah dicapai Menteri Pertahanan (Menhan) sebelumnya, Ryamizard Ryacudu bisa ditingkatkan oleh penggantinya, Prabowo Subianto.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPR, Al Muzzammil Yusuf memiliki lima pertanyaan untuk Prabowo Subianto. Pertama, apa persepsi atau definisi Kemenhan tentang ancaman terhadap pertahanan negara.
Kedua, kata dia, bagaimana Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengaplikasikan amanat UUD 1945 Pasal 30 ayat 2 tentang Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) dalam era kekinian.
Ketiga, sejauhmana Kemenhan sudah mempersiapkan angkatan baru di era digital Cyber Army.
Keempat, lanjut dia, bagaimana visi pengembangan industri strategis atau pertahanan Indonesia. Menurut dia, pengembangan pertahanan tidak hanya pengadaan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dengan orientasi pembelian saja.
Kelima, bagaimana prioritas kepada kesejahteraan prajurit kita dengan konstrain anggaran atau kendala anggaran yang ada.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari berharap, apa yang telah dicapai Menteri Pertahanan (Menhan) sebelumnya, Ryamizard Ryacudu bisa ditingkatkan oleh penggantinya, Prabowo Subianto.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPR, Al Muzzammil Yusuf memiliki lima pertanyaan untuk Prabowo Subianto. Pertama, apa persepsi atau definisi Kemenhan tentang ancaman terhadap pertahanan negara.
Kedua, kata dia, bagaimana Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengaplikasikan amanat UUD 1945 Pasal 30 ayat 2 tentang Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) dalam era kekinian.
Ketiga, sejauhmana Kemenhan sudah mempersiapkan angkatan baru di era digital Cyber Army.
Keempat, lanjut dia, bagaimana visi pengembangan industri strategis atau pertahanan Indonesia. Menurut dia, pengembangan pertahanan tidak hanya pengadaan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dengan orientasi pembelian saja.
Kelima, bagaimana prioritas kepada kesejahteraan prajurit kita dengan konstrain anggaran atau kendala anggaran yang ada.
(pur)