Kemendagri Sebut Akan Ada Revisi Terbatas UU Sebelum Pilkada 2020

Kamis, 07 November 2019 - 16:58 WIB
Kemendagri Sebut Akan...
Kemendagri Sebut Akan Ada Revisi Terbatas UU Sebelum Pilkada 2020
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut akan ada revisi terbatas undang-undang (UU) sebelum pilkada serentak 2020. Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Akmal Malik hanya sedikit item yang dilakukan perubahan.

“Yang kemarin beredar, berkembang di komisi II memang ada beberapa item yang kita minta segera direvisi. Kalau tidak, ini bisa berpengaruh terhadap akuntabilitas hasil pilkada,” katanya di kantor Kemendagri, Kamis (7/11/2019).

Dia mengatakan, salah satu hal yang perlu direvisi adalah nomenklatur Panwaslu. Dimana di UU Pemilu sudah berganti menjadi Bawaslu.

“Nah jangan sampai nanti begitu ketika tidak revisi ini dibilang engga sah karena kan pengawasnya seharusnya Bawaslu bukan Panwaslu. Karena di UU Pilkada masih menggunakan panwaslu kan,” ungkapnya.

Menurutnya, perubahan terbatas ini agar tidak mengganggu jalannya pilkada tahun 2020. Sehingga revisi berkaitan dengan sistem atau mekanisme tidak akan dibahas dalam revisi terbatas itu.

“Ya kalaupun mau diubah cuma itu (nomenklatur). Terbatas. Kami belum mau mengubah hal lain karena takut mengganggu tahapan yang sudah berjalan. Jadi kalau pun cuma ubah nomenklatur kan gak mengganggu tahapan. Tapi kalau mengubah sistem itu akan mengganggu,” tuturnya.

Ditanyakan siapa yang akan menginiasiasi rancangan revisi UU Pilkada, dia mengaku belum diputuskan. Dia masih menunggu alat kelengkapan DPR (AKD) terbentuk semuanya.

“Kita tunggu AKDnya. AKDnya kan belum lengkap semua. Bisa jadi dari kita. Seandainya dari DPR kita yang bikin DIM (daftar invetarisasi masalah),” pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Mendagri Belum Bisa...
Mendagri Belum Bisa Tentukan Waktu Penundaan Pilkada Serentak 2020
Kemendagri Segera Serahkan...
Kemendagri Segera Serahkan DP4 Tambahan Pilkada Serentak 2020
Mendagri Minta Tokoh...
Mendagri Minta Tokoh Agama dan Adat Dukung Pilkada Serentak
Kemendagri Sebut Ada...
Kemendagri Sebut Ada Dua Indikator Sukses Pilkada Serentak 2020
Tunda Pilkada Serentak...
Tunda Pilkada Serentak 2020, Mendagri Belum Bisa Tentukan Waktunya
Kemendagri Optimistis...
Kemendagri Optimistis Pilkada Serentak Digelar Desember 2020
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
Erdogan Sebut Ledakan...
Erdogan Sebut Ledakan Bom Istiklal Istanbul Ada Bau Teror
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved